Braditi Moulevey Buka Suara soal Pengambilalihan Semen Padang FC oleh Andre Rosiade

Sejumlah pendukung dan pengurus Semen Padang FC berfoto bersama usai pertemuan membahas masa depan Kabau Sirah menjelang kompetisi Liga 2 musim depan.

Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, bersama sejumlah pendukung dan tim pendukung kreatif Kabau Sirah berfoto bersama usai diskusi terkait evaluasi tim dan persiapan menghadapi Liga 2 musim depan. (Dok. Tim BM)

Sumbardaily.com - Kondisi Semen Padang FC setelah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 mulai memunculkan berbagai dinamika baru di internal klub. Salah satu isu yang paling menyita perhatian publik adalah rencana pengambilalihan langsung manajemen klub oleh Penasihat Tim, Andre Rosiade, untuk menghadapi kompetisi musim depan.

Isu tersebut semakin ramai diperbincangkan setelah muncul informasi mengenai perubahan besar di struktur pengelolaan klub berjuluk Kabau Sirah itu. Andre Rosiade bahkan disebut akan turun langsung menjadi Presiden Klub Semen Padang FC pada musim depan.

Menanggapi hal itu, Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey akhirnya buka suara. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Andre Rosiade terhadap kondisi tim yang sedang mengalami masa sulit usai degradasi.

“Respons saya, kami dari jajaran manajemen berterima kasih atas perhatian dari Penasihat Tim, terhadap kondisi Semen Padang FC saat ini,” katanya, Kamis (14/5/2026) dalam keterangan tertulis.

Meski isu perubahan manajemen terus berkembang, pria yang akrab disapa Levi itu menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini masih tertuju pada sisa pertandingan musim ini.

Menurutnya, seluruh pemain dan pelatih Kabau Sirah tetap diminta tampil maksimal walaupun hasil akhir kompetisi tidak lagi memengaruhi status tim yang sudah dipastikan turun kasta ke Liga 2.

“Akan tetapi, musim ini belum berakhir dan masih ada pertandingan yang berlangsung, kami tetap fokus pada pertandingan sisa ini, meskipun hasilnya sudah tak berpengaruh terhadap kondisi tim ini, di mana Semen Padang FC sudah dinyatakan degradasi, akan tetapi manajemen meminta kepada pelatih atau pemain untuk fokus bermain meraih kemenangan dan mencuri poin,” katanya.

Ia menilai profesionalisme pemain dan tim pelatih menjadi hal penting yang harus tetap dijaga hingga kompetisi berakhir. Karena itu, manajemen berharap seluruh elemen tim tetap menunjukkan komitmen penuh di lapangan.

“Pemain-pemain dan pelatih ini adalah pemain profesional dan kami berharap mereka akan bekerja juga secara profesional,” ucap Levi.

Di tengah situasi sulit yang dialami Semen Padang FC, isu perombakan skuad dan restrukturisasi manajemen memang mulai menguat.

Braditi Moulevey mengakui bahwa rencana perubahan yang dibawa Andre Rosiade mendapat dukungan dari internal klub. Namun, keputusan final masih menunggu hasil RUPS yang akan datang.

“Untuk musim depan, kita lihat lagi ke depannya, menunggu hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), walaupun saat ini, rencana Bang Andre Rosiade kita dukung untuk merombak pemain, dan itu dibicarakan setelah kompetisi berakhir dan hasil RUPS keluar,” katanya.

Selain persoalan manajemen, perhatian juga tertuju pada laga kandang terakhir Semen Padang FC di Stadion GOR Haji Agus Salim. Stadion tersebut disebut akan segera dirobohkan dan dibangun kembali dengan tampilan baru.

Karena itu, manajemen berharap suporter tetap memberikan dukungan langsung di stadion pada pertandingan terakhir musim ini, meskipun tim telah dipastikan terdegradasi.

“Saat ini, tim fokus menjalani laga sisa di bulan ini dan kami selalu meminta suporter tetap meramaikan stadion gor agus salim di pertandingan terakhir, di mana stadion akan segera dirobohkan dan dibangun baru untuk tampilan yang baru,” kata Levi.

Ia berharap perubahan yang akan terjadi nantinya benar-benar membawa dampak positif bagi masa depan klub.

“Mudah-mudahan, apapun hasilnya nanti, perubahan manajemen akan membawa keputusan terbaik di kedepannya nanti,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) tersebut.

Sebelumnya, Andre Rosiade juga telah mengungkap gambaran besar mengenai susunan manajemen dan tim pelatih Semen Padang FC untuk musim depan di Liga 2. Sejumlah nama disebut sudah dipersiapkan untuk membantu proses kebangkitan Kabau Sirah.

Untuk posisi COO atau manajer operasional, Andre Rosiade berencana menunjuk Braditi Moulevey. Andre menilai Braditi Moulevey merupakan sosok yang sangat mencintai sepakbola.

Andre bahkan menyebut dirinya tidak perlu memberikan gaji kepada Braditi Moulevey karena kecintaannya terhadap sepakbola begitu besar.

Selain itu, Andre juga mengungkap keinginannya untuk tetap mempertahankan Imran Nahumarury sebagai Pelatih Tim.

“Termasuk rencana saya ingin mempertahankan Imran Nahumarury sebagai pelatih,” imbuhnya. (*)

Baca Juga

Danau Maninjau Jadi Destinasi Prioritas Sumbar, Akses Wisata Jadi Perhatian
Danau Maninjau Jadi Destinasi Prioritas Sumbar, Akses Wisata Jadi Perhatian
Petugas BNNP Sumatera Barat mengamankan barang bukti ganja kering dalam pengungkapan jaringan narkotika lintas provinsi di Agam dan Padang Panjang.
Pengiriman 30 paket Ganja Sumut-Sumbar Digagalkan, BNN Ungkap Dugaan Kendali dari Balik Lapas
Kenneth Ngwoke Kembali ke Indonesia, Eks Semen Padang FC Bidik Promosi Bersama Sumsel
Kenneth Ngwoke Kembali ke Indonesia, Eks Semen Padang FC Bidik Promosi Bersama Sumsel
Menjaga Lamang Tungkek agar Tak Hilang, Sawahlunto Gelar Belajar Bersama
Menjaga Lamang Tungkek agar Tak Hilang, Sawahlunto Gelar Belajar Bersama
Pelatih Persiraja Ungkap Penyebab Kalah dari Semen Padang FC di Laga Perdana
Pelatih Persiraja Ungkap Penyebab Kalah dari Semen Padang FC di Laga Perdana
Ari Maring Ungkap Kunci Semen Padang FC Melewati Tekanan di Kandang Persiraja
Ari Maring Ungkap Kunci Semen Padang FC Melewati Tekanan di Kandang Persiraja