Sumbardaily.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Payakumbuh sejak Selasa sore hingga malam (12/5/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Genangan air merendam rumah warga, fasilitas pendidikan, hingga ruas jalan utama di beberapa kelurahan.
Banjir dilaporkan terjadi di sejumlah titik di Kota Payakumbuh. Kawasan yang terdampak di antaranya Perumahan Kelurahan Padang Karambia, Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kelurahan Ibuah, Kelurahan Padang Alai Bodi, hingga kawasan Jalan M. Yamin di Kelurahan Padang Tangah Payobadar.
Di Kelurahan Nunang Daya Bangun, genangan air merendam tiga rumah warga dan SDN 58 yang berada di RT 02/RW 03. Sementara di Kelurahan Ibuah, luapan air dari Batang Agam menyebabkan tiga rumah warga di bantaran sungai ikut terendam banjir.
Selain merendam permukiman warga, hujan deras juga mengakibatkan kerusakan fasilitas pendidikan. Pagar SDN 40 di Kelurahan Tanjung Gadang dilaporkan roboh sepanjang sekitar 15 meter akibat tingginya debit air.
Genangan air juga sempat menutup sebagian ruas Jalan M. Yamin sebelum Simpang Bukit Sitabur. Meski demikian, kondisi di lokasi tersebut dilaporkan mulai berangsur membaik seiring surutnya debit air.
Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh, Rida Ananda, turun langsung ke lokasi bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas terkait, camat, lurah, relawan, serta masyarakat untuk melakukan mitigasi dan membantu warga terdampak.
“Sesuai Instruksi Pak Wali Kota, begitu laporan masuk, kami langsung bergerak bersama BPBD dan seluruh unsur terkait untuk membantu warga, mengevakuasi barang-barang, serta memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali,” kata Rida Ananda saat memantau kondisi banjir di kawasan Jalan M. Yamin, Rabu (13/05/2026) dini hari.
Rida Ananda mengatakan, tim gabungan saat ini fokus membantu warga menyelamatkan barang-barang berharga, menguras rumah yang masih tergenang, serta membersihkan saluran drainase yang tersumbat sampah agar aliran air kembali lancar.
“Kami bersama warga bergotong royong membersihkan saluran air dan membantu rumah-rumah yang masih tergenang. Keselamatan warga menjadi prioritas utama malam ini,” ujarnya.
Meski beberapa titik banjir mulai surut, pemerintah daerah tetap bersiaga karena hujan masih mengguyur hingga dini hari. “Kondisi air di beberapa titik mulai berangsur surut, namun kami tetap siaga karena hujan masih turun hingga dini hari,” kata Rida.
Hingga Rabu dini hari (13/5/2026) pukul 02.30 WIB, Rida Ananda bersama Kepala Pelaksana BPBD, Camat Payakumbuh Timur, Lurah Balai Jariang, relawan, serta warga masih bertahan di kawasan Jalan M. Yamin untuk memantau perkembangan debit air dan memastikan kondisi tetap aman.
Pemko Payakumbuh juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di dekat aliran sungai maupun kawasan rawan genangan.
“Kami meminta masyarakat tetap siaga, terutama warga yang berada di dekat aliran sungai dan kawasan rawan genangan. Jika kondisi memburuk segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” pungkasnya. (*)
















