Sanksi 2 Polantas Pengawal Arteria Dahlan Berhenti di Sitinjau Lauik Masih Belum Ditetapkan

Sanksi 2 Polantas Pengawal Arteria Dahlan Berhenti di Sitinjau Lauik Masih Belum Ditetapkan

Satlantas Polresta Solok Kota saat mengawal rombongan Arteria Dahlan yang berhenti dan berfoto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Foto: Istimewa)

Sumbardaily.com – Kasus viral pengawalan rombongan Arteria Dahlan di kawasan Sitinjau Lauik hingga kini masih bergulir. Dua anggota Polantas yang terlibat dalam pengawalan tersebut masih menjalani proses pemeriksaan, sementara keputusan sanksi belum ditetapkan.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Barat (Sumbar) diketahui telah melimpahkan penanganan perkara tersebut kepada Satlantas Polres Solok Kota, yang merupakan satuan kerja asal kedua personel tersebut.

Dua anggota yang bertugas mengawal rombongan yakni Briptu SAN dan Bripda SA. Keduanya merupakan personel Satlantas Polres Solok Kota yang mengawal perjalanan rombongan yang juga diikuti oleh sejumlah komisaris PT Pusri Palembang.

Rombongan tersebut sempat menjadi sorotan publik setelah video kegiatan mereka beredar luas di media sosial. Dalam video itu, rombongan terlihat berhenti di badan jalan pada tikungan ekstrem Panorama Satu, kawasan Sitinjau Lauik, yang dikenal sebagai jalur rawan dan menantang.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa kedua personel sempat menjalani pemeriksaan awal oleh Bidpropam. Namun, proses selanjutnya diserahkan kembali kepada satuan kerja masing-masing.

“Hasil konfirmasi Kapolres Solok Kota menyampaikan saat ini masih diadakan pemeriksaan saksi,” ujar Susmelawati, dikutip Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, penentuan sanksi terhadap kedua anggota Polantas tersebut akan dilakukan setelah seluruh proses pemeriksaan saksi dinyatakan selesai. Pihaknya pun meminta masyarakat untuk menunggu perkembangan proses yang tengah berjalan.

“Kita lihat seperti apa perkembangan dan pemeriksaan sanksi, kita tunggu prosesnya. Apakah sanksi berupa teguran tertulis atau bagaimana,” jelasnya.

Dalam video yang viral, terlihat sejumlah kendaraan dalam rombongan berhenti tepat di tikungan yang dikenal sebagai “tikungan viral Sitinjau Lauik”. Para penumpang kemudian turun dari kendaraan untuk berfoto di lokasi tersebut.

Aksi tersebut berdampak langsung pada arus lalu lintas di kawasan itu. Sejumlah kendaraan besar, termasuk truk, terpaksa menghentikan laju dan mengantre untuk dapat melintas di jalur tersebut.

Peristiwa ini memicu kritik dari masyarakat, mengingat lokasi tersebut merupakan jalur padat dan berisiko tinggi. Hingga kini, publik masih menunggu keputusan resmi terkait sanksi terhadap dua anggota Polantas yang terlibat dalam pengawalan tersebut. (*)

Baca Juga

Barang Korban Galodo Solok Ditemukan, Tim Lanjutkan Pencarian Pakai Radar
Barang Korban Galodo Solok Ditemukan, Tim Lanjutkan Pencarian Pakai Radar
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan mobil dan truk masuk jurang di Kelok S Sitinjau Lauik, Padang.
Tak Kuat Menanjak di Sitinjau Lauik, Mobil Pikap Hantam Truk dan Masuk Jurang
Kapolri Ganti Empat PJU Polda Sumbar, Siapa Saja yang Bergeser? Ini Daftarnya
Kapolri Ganti Empat PJU Polda Sumbar, Siapa Saja yang Bergeser? Ini Daftarnya
Personel Yanma Polda Sumbar Bripka Randi Raih Dua Juara di Ajang Paralayang Nasional
Personel Yanma Polda Sumbar Bripka Randi Raih Dua Juara di Ajang Paralayang Nasional
43 Kasus Narkotika Diungkap, Gubernur Minta Pengawasan Pintu Masuk Sumbar Diperketat
43 Kasus Narkotika Diungkap, Gubernur Minta Pengawasan Pintu Masuk Sumbar Diperketat
Perwira Polda Sumbar Tembus Seleksi Nasional Komandan Upacara 17 Agustus di Istana Negara
Perwira Polda Sumbar Tembus Seleksi Nasional Komandan Upacara 17 Agustus di Istana Negara