BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sumbar Selama 3 Hari, Warga Diminta Waspada

BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sumbar Selama 3 Hari, Warga Diminta Waspada

Ilustrasi Cuaca Hujan (Foto: Rafdi Rahmadi/Sumbar Daily)

Sumbardaily.com – Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) selama tiga hari berturut-turut, mulai 21 hingga 23 Maret 2026.

BMKG Minangkabau mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca tersebut.

Informasi prakiraan cuaca Sumbar ini disampaikan melalui pembaruan resmi pada Sabtu (21/3/2026) pukul 09.00 WIB.

Dalam laporan tersebut, BMKG Minangkabau menyoroti potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi di berbagai daerah dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Pada 21 Maret 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, serta Dharmasraya dan sekitarnya.

Seluruh wilayah tersebut berada dalam kategori Waspada, yang menandakan perlunya perhatian terhadap kemungkinan dampak cuaca.

Memasuki 22 Maret 2026, potensi hujan serupa masih akan berlanjut di Kabupaten Solok, Solok Selatan, serta Dharmasraya dan sekitarnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pola cuaca basah diperkirakan masih mendominasi sebagian wilayah Sumbar.

Selanjutnya, pada 23 Maret 2026, BMKG Minangkabau kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Pasaman Barat, Pasaman, dan sekitarnya.

Intensitas hujan diperkirakan tetap berada pada kategori sedang hingga lebat dengan status Waspada.

BMKG Minangkabau juga menjelaskan bahwa peringatan dini cuaca terdiri dari tiga tingkatan, yakni Waspada (kuning), Siaga (oranye), dan Awas (merah).

Untuk periode 21–23 Maret 2026, seluruh wilayah yang terdampak masih berada pada level Waspada.

Peringatan ini merupakan bagian dari sistem prakiraan cuaca yang bertujuan memberikan informasi dini kepada masyarakat agar lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah Sumbar.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari BMKG Minangkabau serta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat. (*)

Baca Juga

Progres Flyover Sitinjau Lauik Capai 17,11 Persen, Girder Pertama Berhasil Dipasang
Progres Flyover Sitinjau Lauik Capai 17,11 Persen, Girder Pertama Berhasil Dipasang
Bukittinggi Dilirik Jadi Kandidat Wonderful Indonesia, Ini Kata Menteri Pariwisata
Bukittinggi Dilirik Jadi Kandidat Wonderful Indonesia, Ini Kata Menteri Pariwisata
Menteri Pariwisata Dorong Pengembangan Pariwisata Sumbar, Bandara Mentawai Jadi Prioritas
Menteri Pariwisata Dorong Pengembangan Pariwisata Sumbar, Bandara Mentawai Jadi Prioritas
BOM Run 2026 Dapat Dukungan Penuh BIM, Siap Perkuat Sport Tourism Sumbar
BOM Run 2026 Dapat Dukungan Penuh BIM, Siap Perkuat Sport Tourism Sumbar
Fenomena Suhu Panas di Sumbar, BMKG Sebut Pancaroba Jadi Pemicu Utama
Fenomena Suhu Panas di Sumbar, BMKG Sebut Pancaroba Jadi Pemicu Utama
Kejurnas Jambi Open Aerobic Gymnastics 2026: Payakumbuh Sumbang 3 Emas untuk Sumbar
Kejurnas Jambi Open Aerobic Gymnastics 2026: Payakumbuh Sumbang 3 Emas untuk Sumbar