Sumbardaily.com, Padang - Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dilanda dua kebakaran hebat dalam satu hari yang sama pada Jumat (6/2/2026).
Setelah siang hari api melahap rumah warga, kontrakan, serta bangunan SDN 05 Surau Gadang di Kecamatan Nanggalo, pada malam harinya kebakaran kembali terjadi dan menghanguskan gudang furniture Bigland di kawasan Rawang, Kecamatan Padang Selatan.
Rentetan peristiwa ini menegaskan kondisi darurat kebakaran yang tengah dihadapi ibu kota Sumbar tersebut.
Kebakaran pertama terjadi di Jalan Dahlia, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
Api menghanguskan dua rumah, lima kontrakan, serta dua bangunan milik SDN 05 Surau Gadang, yakni satu ruang kelas 3C dan satu ruangan galeri hasil karya siswa.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pada pukul 13.48 WIB. Enam armada langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 13.54 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 15.31 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, menjelaskan bahwa kebakaran bermula setelah saksi melihat api telah membesar dari bagian belakang rumah.
“Saksi melihat api udah membesar dari bagian belakang rumah, lalu saksi menghubungi dinas pemadam kebakaran kota Padang,” ujar Budi Payan.
Kondisi permukiman yang padat penduduk serta akses jalan yang sempit sempat menyulitkan petugas dalam proses pemadaman. Meski demikian, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet lebih luas.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 800 meter persegi, dengan potensi area terdampak hingga 1.500 meter persegi. Kebakaran ini berdampak pada sedikitnya 15 jiwa, dengan 20 orang terpaksa mengungsi.
"Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp1,5 miliar, sementara aset senilai sekitar Rp2 miliar berhasil diselamatkan," ucapnya.
Tak berselang lama, kebakaran kembali terjadi pada pukul 18.21 WIB di gudang penyimpanan furniture Bigland yang berlokasi di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan.
Laporan diterima Dinas Damkar Padang dan enam unit armada langsung diberangkatkan satu menit kemudian. Petugas tiba di lokasi pada pukul 18.26 WIB dan berhasil menyelesaikan penanganan sekitar pukul 19.26 WIB.
Saksi menyebutkan api sudah membesar dari arah dalam gudang furniture sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Damkar Kota Padang.
"Kebakaran menghanguskan satu gudang penyimpanan dengan luas area terbakar sekitar 1.000 meter persegi. Kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta, sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan sekitar Rp1 miliar. Tidak terdapat korban luka, korban meninggal, maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa ini," ujar Budi Payan.
Dalam dua kejadian tersebut, Dinas Damkar Padang mengerahkan masing-masing enam unit armada dengan total sekitar 85 personel di setiap lokasi.
"Sejumlah unsur turut terlibat dalam penanganan, antara lain PMI, TNI, Polri, PLN, Pelindo, serta unsur kecamatan setempat," ucapnya.
Rentetan kebakaran yang terjadi dalam satu hari ini, kata Budi, menjadi peringatan serius bagi seluruh warga Kota Padang. Dinas Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk dan area usaha.
"Masyarakat diminta segera menghubungi Padang Sigap 112 atau layanan Damkar 113 apabila melihat tanda-tanda kebakaran, agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan," tuturnya. (adl)
















