Sumbardaily.com, Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana melalui aksi langsung di lapangan.
Pada Kamis (22/1/2026), ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlibat dalam kegiatan gotong royong untuk mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di kawasan SDN 05 Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Sejak pagi hari, para ASN terlihat memadati lokasi huntara dengan mengenakan pakaian olahraga serta membawa perlengkapan kerja.
Mereka bergabung bersama unsur TNI, relawan, dan masyarakat setempat untuk membersihkan area pembangunan, mengangkut material, serta membantu sejumlah pekerjaan konstruksi ringan. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempercepat penyediaan hunian sementara bagi warga yang terdampak bencana.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi, menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh OPD dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Menurutnya, percepatan pembangunan huntara tidak hanya membutuhkan perencanaan administratif, tetapi juga keterlibatan langsung aparatur pemerintah di lapangan.
Ia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus dilakukan secara kolaboratif, dengan mengedepankan semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Dengan turun langsung bekerja bersama warga, pemerintah daerah berharap proses pembangunan huntara dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Pemulihan tidak cukup hanya melalui kebijakan di atas kertas. Pemerintah harus hadir langsung dan bekerja bersama masyarakat agar hunian sementara segera siap dihuni oleh warga terdampak,” ujar Lutfi, dikutip Jumat (23/1/2026)
Melalui gotong royong lintas OPD ini, Pemkab Agam berharap penyediaan huntara yang aman dan layak dapat segera terealisasi.
Selain mempercepat pemulihan fisik pascabencana, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial dan semangat kebersamaan dalam membangun kembali kehidupan masyarakat Palembayan. (red)
















