Pengerjaan Pascabencana Dipercepat, Pemkab Tanah Datar Minta Dukungan Warga

Pengerjaan Pascabencana Dipercepat, Pemkab Tanah Datar Minta Dukungan Warga

Alat berat BWS Sumatera V Padang tengah melakukan pengerjaan pascabencana di Tanah Datar untuk menangani banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur. (Foto: Kominfo Tanah Datar)

Sumbardaily.com, Tanah Datar – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pengerjaan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar. Melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, pemerintah pusat mengerahkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang untuk menangani dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersebut.

Pengerjaan tanggap darurat yang dilakukan mencakup penanganan banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta angin kencang yang sebelumnya menyebabkan kerusakan pada infrastruktur sumber daya air dan lingkungan sekitar. Upaya ini menjadi bagian dari langkah pemulihan awal guna menekan risiko bencana susulan dan memastikan keselamatan masyarakat.

Percepatan pengerjaan tersebut tertuang dalam Surat Edaran BWS Sumatera V Padang Nomor UM.02.06/Bws5.7.3/1013. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan di lapangan dilakukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Pekerjaan dimulai berdasarkan Perintah Mulai Kerja (PMK) yang berlaku sejak 11 Desember 2025. Pelaksanaannya akan berlangsung hingga seluruh rangkaian Pekerjaan Tanggap Darurat Bencana dinyatakan selesai, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut. Ia menilai, partisipasi dan pengertian warga sangat dibutuhkan demi kelancaran proses pemulihan infrastruktur dan keselamatan bersama.

Eka juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak aktivitas pengerjaan di lapangan. Menurutnya, proses tanggap darurat ini berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat jika merasa terganggu dengan adanya pengerjaan ini. Namun, semua ini dilakukan demi kepentingan dan kebaikan bersama. Kami berharap masyarakat dapat bersabar serta mendukung agar pekerjaan tanggap darurat ini berjalan lancar, aman, dan meminimalkan potensi gangguan selama pelaksanaannya,” ujar Eka, dikutip Jumat (23/1/2025).

Ia menambahkan, langkah yang dilakukan saat ini merupakan bentuk ikhtiar bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengurangi potensi bencana yang dapat terulang. Upaya tersebut juga ditujukan untuk menjaga keselamatan warga sekaligus melindungi wilayah Tanah Datar dari ancaman banjir di masa mendatang. (red)

Baca Juga

Datang ke Kondangan, Pria 58 Tahun Diduga Curi HP Tamu di Nagari Paninjauan Tanah Datar
Datang ke Kondangan, Pria 58 Tahun Diduga Curi HP Tamu di Nagari Paninjauan Tanah Datar
Rehabilitasi Jalan Baso–Batusangkar di Tanah Datar Dimulai, Anggaran Rp3,4 Miliar Digelontorkan
Rehabilitasi Jalan Baso–Batusangkar di Tanah Datar Dimulai, Anggaran Rp3,4 Miliar Digelontorkan
Jembatan Bailey Pulihkan Akses Tanah Datar-Sijunjung, Dana TKD Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang
Jembatan Bailey Pulihkan Akses Tanah Datar-Sijunjung, Dana TKD Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang
Pameran Foto Prahara Pulau Emas Dibuka di Istano Basa Pagaruyung, Jadi Pengingat Penting Mitigasi Bencana
Pameran Foto Prahara Pulau Emas Dibuka di Istano Basa Pagaruyung, Jadi Pengingat Penting Mitigasi Bencana
Harkopnas 2026, Tanah Datar Perkuat Komitmen Pengembangan Koperasi
Harkopnas 2026, Tanah Datar Perkuat Komitmen Pengembangan Koperasi
Sekolah Rakyat Tanah Datar Bahas Desain Kawasan Berbukit, Kementerian PU Siapkan Kajian
Sekolah Rakyat Tanah Datar Bahas Desain Kawasan Berbukit, Kementerian PU Siapkan Kajian