Cuaca Ekstrem Melanda, Hutama Karya Siagakan Posko dan Evakuasi Warga Sekitar Tol

Cuaca Ekstrem Melanda, Hutama Karya Siagakan Posko dan Evakuasi Warga Sekitar Tol

Hutama Karya dirikan posko darurat dan evakuasi warga sekitar tol yang terdampak cuaca ekstrem di wilayah Sumatera. (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com, Padang – PT Hutama Karya (Persero) meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan membangun posko siaga di Gerbang Tol Padang sebagai pusat koordinasi penanganan darurat dan layanan bagi masyarakat terdampak cuaca ekstrem di wilayah Sumatera. Keputusan ini diambil setelah intensitas hujan tinggi memicu banjir dan gerusan tanah di sejumlah titik jalan tol, termasuk Tol Binjai–Langsa dan ruas Tol Padang–Sicincin.

Pendirian posko ini juga menjadi bagian dari mitigasi langsung perusahaan untuk memastikan keamanan pengguna jalan tol dan mendukung upaya penanggulangan bencana yang tengah dijalankan pemerintah daerah dan BPBD.

“Tim kami terus memantau kondisi seluruh ruas tol di Sumatera dan memastikan langkah-langkah darurat berjalan optimal,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, dalam keterangannya dikutip, Kamis (27/11/2025).

Peningkatan Kesiagaan di Tol Padang–Sicincin

Pemantauan ketat juga dilakukan pada ruas Tol Padang–Sicincin. Genangan air mulai memasuki jalur lambat di KM 8+800 (arah Sicincin menuju Gerbang Tol Padang). Sebagai langkah awal, Hutama Karya memasang rambu peringatan, menempatkan petugas siaga, dan meningkatkan koordinasi dengan Satgas BUMN.

Di lokasi yang sama, posko siaga bencana didirikan di Gerbang Tol Padang sebagai pusat dukungan dan koordinasi. Keberadaan posko ini mempermudah penyampaian informasi, memfasilitasi kebutuhan darurat, dan menjadi titik penanganan bagi pengguna jalan maupun masyarakat yang terdampak cuaca ekstrem.

Sementara itu, pemantauan di wilayah Aceh menunjukkan kondisi masih terkendali, tetapi tim tetap disiagakan apabila terjadi perubahan cuaca atau potensi gangguan baru.

Respons Cepat di Tol Binjai–Langsa

Di sisi lain, cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan beberapa titik di Jalan Tol Binjai–Langsa, khususnya Seksi Binjai–Pangkalan Brandan, mengalami banjir dan gangguan tanah.

Kondisi tersebut terpantau di KM 73+200 hingga KM 73+000 Jalur B, KM 02+900 Jalur Exit Pangkalan Brandan, KM 42+000 Jalur B, KM 33+400 Jalur A, KM 36+400 Jalur B, KM 34 Jalur A, KM 40+800 Jalur B, KM 38+200 Jalur B, Akses Masuk Kuala Bingai, Off-ramp IC Stabat Jalur B, Akses Tanjung Pura, Ujung Akses Pangkalan Brandan, serta KM 53+000 Jalur A dan B.

Petugas bergerak cepat memasang rambu peringatan, melakukan pengamanan lokasi, serta melakukan penyempitan jalur di beberapa titik seperti KM 74 Jalur A, KM 34 Jalur A, KM 69+800 Jalur B, dan Akses Masuk Kuala Bingai. Penanganan tersebut dilakukan untuk menjaga arus lalu lintas tetap aman dan terkendali.

Selain fokus pada kondisi jalan, Hutama Karya bersama BPBD turut membantu evakuasi warga di Desa Harapan Makmur, Dusun Sei Pakis, yang mulai terendam banjir sekitar pukul 05.10 WIB.

Proses evakuasi dilakukan oleh BPBD dan Marinir Tangkala Lagan mulai pukul 11.15 WIB, sebelum para warga diarahkan menuju Gerbang Tol Pangkalan Brandan dan kemudian dipindahkan ke posko BPBD Kecamatan Pangkalan Brandan Barat.

Sebagai bentuk dukungan sosial, perusahaan menyediakan tempat pengungsian sementara di Kantor Gerbang Tol Pangkalan Brandan dan menyiapkan transportasi operasional untuk memindahkan warga dari wilayah banjir menuju area aman.

Hutama Karya memastikan bahwa seluruh gangguan di ruas Binjai–Langsa sudah tertangani dan jalur kembali dapat dilalui secara normal. “Seluruh titik yang terdampak sudah aman dilintasi. Tim pengawasan juga terus memantau perkembangan cuaca secara real-time,” ujar Mardiansyah.

Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan Tol

Hutama Karya mengingatkan pengguna tol untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara pada kondisi hujan deras. Pengemudi diminta mematuhi rambu, menjaga jarak aman, menurunkan kecepatan di jalan basah guna menghindari risiko aquaplaning, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.

“Kami menyampaikan belasungkawa kepada warga yang terdampak banjir. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas kami. Pada cuaca ekstrem seperti ini, kami meminta pengendara ekstra hati-hati,” kata Mardiansyah.

Pengguna jalan tol dapat menyampaikan laporan atau masukan melalui call center setiap ruas serta mengikuti pembaruan kondisi jalan melalui akun resmi Jalan Tol Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad. (*)

Baca Juga

Hutama Karya Perkuat Kampanye Selamat Sampai Tujuan, Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL
Hutama Karya Perkuat Kampanye Selamat Sampai Tujuan, Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako serta kebutuhan ibu dan anak kepada warga terdampak banjir di Kota Padang.
Banjir Rendam Sejumlah Kawasan di Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Kirim 100 Paket Bantuan
Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Yudistira dan RIB 02 dalam pencarian KM Halim Wijaya yang mengalami mati mesin di perairan sekitar Pulau Angso Duo, Kota Pariaman.
Dihantam Badai dan Ombak Tiga Meter, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan KM Halim Wijaya
Tim SAR Gabungan menggunakan KN Yudistira dalam operasi pencarian KM Halim Wijaya yang mengalami mati mesin di sekitar Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat.
KM Halim Wijaya Mati Mesin di Laut Pariaman, Tim SAR Gabungan Bergerak di Tengah Hujan Deras
Sestama BNPB Rustian bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau wilayah terdampak banjir di Lapau Munggu, Kuranji, Padang.
BNPB Turun Langsung Petakan Kebutuhan Penanganan Pasca Banjir Padang
Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen melakukan pemeriksaan jalur kereta api di petak Stasiun Padang–Teluk Bayur–Stasiun Bukit Putus untuk mengantisipasi gangguan perjalanan akibat cuaca ekstrem.
Hujan Deras Ancam Ganggu Perjalanan Kereta Api, KAI Divre II Sumbar Periksa Jalur Lintasan