Sumbardaily.com, Padang – Keberhasilan seorang siswa menembus kompetisi nasional kembali ditorehkan SMP Perguruan Islam Ar Risalah (PIAR) Kota Padang.
Fakhri Muhammad Irsyad, pelajar kelas VIII di sekolah tersebut, meraih medali perunggu pada ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Nasional 2025. Torehan ini menjadi pencapaian yang menonjol mengingat ketatnya persaingan yang melibatkan 491 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kompetisi berlangsung pada 13–15 November 2025 di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. Selama tiga hari penyelenggaraan, para peserta diuji dalam kemampuan berbahasa Arab, terutama pada aspek tata bahasa, kosa kata, dan pemahaman teks.
Kepala SMP PIAR Kota Padang, Ali Usman, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa medali yang diraih Fakhri menjadi motivasi bagi siswa lain.
“Ini membanggakan. Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Perolehan medali ini tidak datang secara tiba-tiba. Sejak awal bersekolah di SMP PIAR, Fakhri menunjukkan minat kuat pada bahasa Arab. Ia mengikuti pembelajaran secara rutin serta menambah jam latihan dua kali seminggu di luar jam sekolah untuk memperkuat pemahamannya.
Persiapan intensif itu menjadi modal penting yang mengantarkannya melewati seleksi dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Sebelum tampil pada OBA Nasional, Fakhri lebih dahulu meraih Juara II pada tingkat Kota Padang. Prestasi serupa kembali ia raih pada seleksi tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Konsistensi tersebut kemudian berlanjut hingga babak final nasional dan membawanya pulang dengan medali perunggu.
Menurut Ali Usman, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa SMP PIAR mampu mencetak siswa yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional. Ia menilai keberhasilan ini juga mencerminkan kualitas pembinaan sekolah yang terus ditingkatkan.
“Prestasi Fakhri menjadi bukti bahwa siswa SMP PIAR mampu bersaing dan menunjukkan kualitas pendidikan serta pembinaan sekolah yang semakin unggul,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan keluarga turut menjadi faktor penting dalam perjalanan akademik Fakhri. Sebagai putra dari dr. Muhammad Ghazali Simargolang, Fakhri diharapkan terus mengembangkan kecakapan berbahasa Arab.
“Selalu rendah hati, jangan cepat berpuas diri, dan terus tingkatkan kemampuan, terutama di bidang bahasa Arab,” pesan Ali Usman. (fru)
















