Ancaman Kesehatan, Pemko Padang Tertibkan Ternak di TPA Air Dingin

Ancaman Kesehatan, Pemko Padang Tertibkan Ternak di TPA Air Dingin

TPA Air Dingin (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menegaskan komitmennya menertibkan aktivitas ternak di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah. Langkah ini ditempuh untuk mengatasi persoalan kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kualitas lingkungan.

Selama bertahun-tahun, kawasan TPA kerap dipenuhi sapi dan kambing yang mencari makan dari tumpukan sampah. Kondisi itu dinilai berbahaya karena ternak yang mengonsumsi limbah berisiko menimbulkan penyakit berbahaya, bahkan kanker, bila dagingnya sampai dikonsumsi masyarakat.

“Keberadaan ternak di TPA perlu mendapat pengawasan bersama agar tidak lagi mengonsumsi sampah. Ini membahayakan kesehatan ternak, kualitas lingkungan, serta masyarakat yang berpotensi mengonsumsi daging dari hewan tersebut,” ujar Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat memimpin rapat penyelesaian masalah ternak di TPA Air Dingin, Senin (8/9/2025), di Balai Kota Padang.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat Pemko, mulai dari Asisten II Setdako Padang Didi Aryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Satpol PP, Camat Koto Tangah, hingga Lurah Balai Gadang. Tokoh masyarakat juga ikut dilibatkan.

Salah satu poin penting pembahasan ialah kewajiban memenuhi indikator Adipura, di mana keberadaan ternak di TPA menjadi salah satu aspek penilaian.

Pemagaran dan Satgas Khusus

Menurut Fadly, solusi yang akan segera dijalankan adalah pembangunan pagar di sekeliling TPA Air Dingin. Panjang pagar diperkirakan mencapai 1.600 meter dengan nilai anggaran sekitar Rp2,9 miliar. Pagar ini diharapkan mampu menutup akses masuk ternak dan mengembalikan fungsi TPA sesuai standar.

“Harapan kami, para pemilik ternak dengan kesadaran sendiri mau mengembalikan hewan peliharaannya ke kandang. Dengan begitu, kawasan TPA dapat ditata kembali agar terbebas dari ternak,” jelas Fadly.

Selain pemagaran, ia juga menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menangani masalah ternak. Satgas tersebut akan berperan dalam pengawasan rutin, sekaligus memastikan tidak ada lagi ternak yang berkeliaran dan mencari makan di area TPA.

Data Ternak di TPA

Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengungkapkan hasil pendataan terbaru menunjukkan sekitar 60 persen ternak di TPA Air Dingin tidak memiliki kandang. Ternak-ternak itu dibiarkan berkeliaran di sekitar lokasi oleh para pemiliknya. Saat ini terdapat 27 peternak aktif yang sebagian besar bermitra dengan pemilik modal menggunakan sistem bagi hasil.

“Sosialisasi kepada peternak sudah kami lakukan. Mereka juga sudah mengetahui bahwa solusi yang diambil pemerintah adalah pemagaran kawasan TPA,” kata Fadelan.

Langkah ini, lanjutnya, diharapkan membawa perubahan signifikan dalam tata kelola kawasan. Dengan pengawasan ketat, risiko pencemaran lingkungan dan potensi penyebaran penyakit melalui daging ternak dapat ditekan.

Jaga Kesehatan dan Lingkungan

Pemko Padang menilai penanganan masalah ternak di TPA Air Dingin bukan sekadar pemenuhan target Adipura. Lebih dari itu, kebijakan ini diarahkan untuk melindungi kesehatan masyarakat. Daging ternak yang terkontaminasi limbah sangat berbahaya jika masuk rantai konsumsi.

“Ini memerlukan kekompakan bersama, baik dari sisi pengawasan maupun kepatuhan masyarakat untuk tidak lagi membiarkan ternak masuk ke kawasan TPA. Kualitas ternak harus dijaga agar tidak mengonsumsi pakan yang tidak layak,” tambah Fadly.

Dengan langkah pemagaran dan pembentukan Satgas, Pemko berharap TPA Air Dingin bisa dikelola lebih tertib, aman, serta sesuai standar pengelolaan persampahan berwawasan lingkungan. Upaya ini juga diharapkan memperkuat peran Padang dalam membangun kota yang bersih dan sehat, sekaligus melindungi warganya dari dampak kesehatan jangka panjang. (red)

Baca Juga

Dua Tahun Ditinjau, TPA Aie Dingin Kini Dibidik untuk Kolaborasi dengan Teknologi Korea Selatan
Dua Tahun Ditinjau, TPA Aie Dingin Kini Dibidik untuk Kolaborasi dengan Teknologi Korea Selatan
Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut Duta Besar Jerman Ralf Beste di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau terkait lanjutan kerja sama Padang-Hildesheim.
Langkah Lanjutan Kerjasama Padang dan Hildesheim Jerman, Apa Saja?
Pascabencana, Pemko Padang Mulai Rehabilitasi Bendung Batu Busuk-Sungkai 1
Pascabencana, Pemko Padang Mulai Rehabilitasi Bendung Batu Busuk-Sungkai 1
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan sejumlah pejabat memukul gendang saat pembukaan Padang Harmoni Festival 2026 di Pantai Cimpago.
Padang Harmoni Festival 2026 Bantah Anggapan Kota Padang tak Toleran
Bendung Limau Manis Mulai Dibangun, Pemko Padang Targetkan Irigasi Pertanian Lebih Optimal
Bendung Limau Manis Mulai Dibangun, Pemko Padang Targetkan Irigasi Pertanian Lebih Optimal
Wali Kota Padang Fadly Amran membuka Rakornis tuan rumah 20 cabor Porprov Sumbar XVI di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang.
Pemko Padang Siapkan Rp38 Miliar untuk Porprov Sumbar XVI, Rp23 Miliar Khusus Bonus Atlet