Sumbardaily.com, Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Minangkabau merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Sumatera Barat yang berlaku mulai 18 hingga 20 Agustus 2025.
Berdasarkan data yang dihimpun pada Senin (18/8/2025) pukul 08.30 WIB, beberapa daerah di provinsi ini diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Khusus pada 18 Agustus 2025, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari.
Wilayah yang harus waspada antara lain Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan. Sementara itu, Sijunjung dan Dharmasraya berpotensi mengalami hujan ringan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan hujan disertai petir dan angin kencang di daerah-daerah tersebut. Kondisi cuaca pada pagi, malam, dan dini hari cenderung cerah berawan hingga berawan.
Suhu udara berada di rentang 17–33°C dengan kelembaban 65–98%. Angin berhembus dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 4–26 km/jam.
Memasuki 19 Agustus 2025, kondisi cuaca diperkirakan membaik. Prakiraan menunjukkan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari, dengan potensi hujan ringan hanya di Kabupaten Solok dan Solok Selatan pada siang hingga sore. Tidak ada peringatan dini yang dikeluarkan untuk hari ini.
Suhu udara sedikit naik menjadi 18–34°C dengan kelembaban 65–98%. Arah dan kecepatan angin relatif sama, bertiup dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 4–26 km/jam.
Pada 20 Agustus 2025, cuaca di Sumatera Barat kembali cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan ringan diprediksi terjadi pada siang, sore, dan malam hari di Pasaman, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan. Sama seperti hari sebelumnya, tidak ada peringatan dini yang dikeluarkan.
Suhu udara kembali ke rentang 17–33°C, kelembaban 65–98%, dan kecepatan angin meningkat sedikit menjadi 4–28 km/jam, bertiup dari tenggara ke barat daya.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terkini mengenai prakiraan cuaca dari sumber resmi BMKG. Ini penting untuk mengantisipasi segala kemungkinan perubahan kondisi cuaca di lapangan.(red)
















