Sumbardaily.com, Padang Panjang – Harga kebutuhan pokok di Kota Padang Panjang pada pekan pertama Agustus 2025 tercatat mengalami perubahan signifikan. Berdasarkan pemantauan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, sejumlah komoditas strategis mengalami lonjakan harga, sementara sebagian lainnya justru turun atau tetap stabil.
Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai hijau yang melonjak Rp9.000 menjadi Rp47.667 per kilogram dari sebelumnya Rp38.667 per kilogram. Bawang daun menyusul dengan kenaikan Rp5.700 menjadi Rp28.700 per kilogram dari Rp23.000 per kilogram.
Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, menjelaskan bahwa kenaikan tersebut dipicu berkurangnya pasokan di pasaran, sementara permintaan masyarakat justru meningkat.
“Kondisi ini memicu ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan sehingga harga terdorong naik,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).
Selain cabai hijau dan bawang daun, kenaikan harga juga dialami oleh beberapa komoditas lain. Beras kualitas I naik Rp250 menjadi Rp16.584 per kilogram, sedangkan beras kualitas II naik Rp250 menjadi Rp15.750 per kilogram.
Telur ayam kampung bertambah Rp2.300 menjadi Rp54.433 per kilogram, cabai rawit naik Rp1.833 menjadi Rp38.667 per kilogram, dan bawang merah melonjak Rp5.516 menjadi Rp58.350 per kilogram.
Kenaikan juga terlihat pada bawang putih yang naik Rp850 menjadi Rp34.517 per kilogram, seledri bertambah Rp2.000 menjadi Rp43.300 per kilogram, bawang bombai naik Rp2.000 menjadi Rp37.000 per kilogram, dan jeruk naik Rp1.500 menjadi Rp16.500 per kilogram.
Di sisi lain, tiga komoditas mencatat penurunan harga. Daging ayam broiler turun Rp917 menjadi Rp30.667 per kilogram dari Rp31.584 per kilogram. Kacang kedelai turun Rp250 menjadi Rp11.000 per kilogram, sementara ikan kembung turun cukup signifikan Rp3.334 menjadi Rp63.333 per kilogram.
“Penurunan harga ini perlu dijaga dengan memastikan pasokan dari daerah penghasil tetap lancar sehingga stabilitas harga di tingkat konsumen terjamin,” kata Chandra.
Sejumlah kebutuhan pokok lainnya terpantau stabil, seperti gula pasir Rp18.150 per kilogram, tepung terigu segitiga biru Rp13.000 per kilogram, daging sapi Rp141.667 per kilogram, ayam kampung Rp90.000 per kilogram, ayam kampung sedang Rp80.000 per kilogram, ayam ras kecil Rp28.567 per kilogram.
Telur itik Rp32.800 per kilogram, kacang hijau Rp26.000 per kilogram, kacang tanah Rp28.000 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp17.000 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp22.000 per liter, dan minyak goreng curah Rp18.667 per kilogram.
“Secara umum, dari 48 komoditas yang dipantau, 35 komoditas stabil, tiga komoditas turun, dan 10 komoditas mengalami kenaikan. Hal ini menjadi catatan bagi OPD terkait untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga, terutama menjelang momentum permintaan tinggi,” pungkas Chandra. (red)
















