Semen Padang FC Dibantai Bali United, Almeida Soroti Keputusan Wasit

Semen Padang FC Dibantai Bali United,  Almeida Soroti Keputusan Wasit

Semen Padang FC menjamu Bali United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/1/2025). (Foto: MO Semen Padang FC)

Sumbardaily.com, Padang – Momentum kebangkitan Semen Padang FC di BRI Liga 1 2024/2025 kembali tertunda. Tim Kabau Sirah harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor telak 1-5 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion H Agus Salim, Senin (20/1/2025) meski sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama.

Kekalahan ini semakin pahit karena diwarnai dengan kartu merah yang diterima Firman Juliansyah di menit ke-32. Winger Semen Padang FC tersebut diusir wasit Armyn Dwi Suryathin setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Rahmat Arjuna, tanpa melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR).

Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit tersebut. "Seseorang perlu menganalisis kinerja wasit hari ini, tetapi bukan saya yang seharusnya melakukan itu," ujar pelatih asal Portugal tersebut dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Situasi tim tuan rumah semakin memburuk ketika Marco Baixinho, pemain kunci di lini pertahanan, mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan. Almeida mengakui bahwa kehilangan dua pemain penting tersebut sangat mempengaruhi performa timnya.

"Bermain dengan 10 pemain melawan tim sekuat Bali United sudah cukup berat. Kartu merah tidak hanya mengurangi jumlah pemain, tetapi juga membuat kami kehilangan sosok yang mampu mengontrol permainan," jelasnya.

"Cedera Marco membuat situasi semakin sulit karena dia adalah pemain yang tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga berkontribusi dalam serangan," tambah Almeida.

Meski dalam kondisi tidak menguntungkan, skuad Kabau Sirah tetap berusaha mempertahankan permainan mereka. "Kami sudah berupaya maksimal untuk tidak terlalu terpuruk, namun sayangnya malah kebobolan," ungkap Almeida.

Pelatih yang telah menangani Semen Padang FC sejak awal musim ini mengakui bahwa kekalahan telak ini sangat mengecewakan, mengingat timnya tidak mempersiapkan strategi untuk bermain dengan 10 pemain.

"Para pemain sudah memberikan yang terbaik dalam situasi sulit ini. Tidak ada yang perlu disesali, yang terpenting adalah bagaimana kami bisa bangkit dan fokus pada pertandingan berikutnya," tegasnya.

Kekalahan ini merupakan yang ke-12 bagi Semen Padang FC di musim ini, memaksa mereka kembali terperosok ke zona degradasi. Hasil ini tentunya menjadi cambuk bagi tim untuk segera bangkit di pertandingan-pertandingan selanjutnya demi menghindari degradasi di akhir musim.

Meski menghadapi situasi sulit, Almeida tetap optimis timnya bisa bangkit. Fokus tim kini adalah melakukan evaluasi menyeluruh dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya, sambil berharap pemain yang cedera bisa segera pulih. (red)

Baca Juga

Duduk Perkara Semen Padang FC Kehilangan Satu Poin di Awal Musim
Duduk Perkara Semen Padang FC Kehilangan Satu Poin di Awal Musim
Semen Padang FC Kena Pengurangan 1 Poin di Awal Musim, Ini Penyebabnya
Semen Padang FC Kena Pengurangan 1 Poin di Awal Musim, Ini Penyebabnya
Semen Padang FC tak Mau Anggap Remeh Persiraja, Braditi Moulevey: Harus Semangat dan Bermain Spartan
Semen Padang FC tak Mau Anggap Remeh Persiraja, Braditi Moulevey: Harus Semangat dan Bermain Spartan
Persiraja Bersiap Hadapi Semen Padang FC, Comeback Lawan RANS Jadi Bekal
Persiraja Bersiap Hadapi Semen Padang FC, Comeback Lawan RANS Jadi Bekal
Eks Semen Padang FC Dedi Hartono Gabung Sumsel United, Bawa Misi Promosi
Eks Semen Padang FC Dedi Hartono Gabung Sumsel United, Bawa Misi Promosi
Semen Padang FC Selesaikan Kewajiban Finansial, Ini Penjelasan Manajemen
Semen Padang FC Selesaikan Kewajiban Finansial, Ini Penjelasan Manajemen