Sumbardaily.com, Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar menunjukkan komitmen serius dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif melalui program unggulan Satu Nagari Satu Event.
Program ini tidak hanya menjadi ruang berekspresi bagi pelaku ekonomi kreatif, tetapi juga berperan sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Yessy Priska Dona, mengungkapkan bahwa program ini secara konsisten menarik partisipasi pelaku usaha lokal.
"Rata-rata sebanyak 30 UMKM termasuk ekonomi kreatif ikut meramaikan Satu Nagari Satu Event menjual produk mereka," ujarnya, Jumat (22/11/2024).
Di era transformasi digital yang pesat, Yessy menekankan bahwa ekonomi kreatif telah menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah.
Program Satu Nagari Satu Event hadir sebagai platform strategis yang tidak sekadar menyelenggarakan pameran, tetapi juga memfasilitasi pengembangan berbagai potensi nagari, mulai dari kesenian, kerajinan, kuliner, hingga kekayaan alam.
"Dalam program ini, berbagai pihak, mulai dari pelaku industri kreatif, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan pemuka adat hingga perantau berkumpul untuk berbagi pengetahuan, memperkenalkan produk unggulan," jelasnya.
Berdasarkan data Bidang Ekraf Dinas Parpora tahun 2023, dari 17 kategori ekonomi kreatif yang ada, Tanah Datar telah berhasil mengembangkan sembilan kategori.
Rinciannya meliputi satu usaha seni rupa, 37 usaha kriya, 27 usaha desain produk, 20 usaha fashion, 94 usaha musik, 175 usaha seni pertunjukan, 18 usaha penerbitan, serta masing-masing 4 usaha di bidang fotografi dan periklanan, serta TV dan radio.
Sebagai upaya tambahan dalam mendukung kreativitas generasi muda, Pemkab Tanah Datar telah mengoptimalkan fungsi lapangan Cindua Mato Batusangkar sebagai venue pameran seni.
"Bahkan pada malam Minggu tempat itu menjadi ajang pertunjukan bagi generasi muda atau komunitas baik di bidang musik maupun pertunjukan," tambah Yessy.
Program ini terbukti efektif dalam mempromosikan kreativitas lokal, memperkenalkan produk daerah, serta meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian Tanah Datar secara keseluruhan.
Melalui Satu Nagari Satu Event, pelaku ekonomi kreatif mendapatkan kesempatan untuk berinovasi, berkolaborasi, dan meningkatkan daya saing mereka di pasar global.
Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dalam pengembangan ekonomi kreatif dapat menjadi model yang efektif untuk pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Dengan terus mendorong partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, Tanah Datar optimis dapat mengembangkan lebih banyak kategori ekonomi kreatif di masa mendatang. (red)
















