Sumbardaily.com, Padang – Pembangunan jalan tol ruas Padang-Sicincin telah memasuki tahap akhir dengan capaian progres pembangunan fisik mencapai 85 persen. Pemerintah berencana meresmikan jalur strategis ini pada pekan kedua Desember 2024 mendatang, dengan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Informasi tersebut disampaikan oleh Plt Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy, usai rapat koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berlangsung di Ruang Rapat Ditjen Bina Marga, baru-baru ini.
Dalam paparannya, Audy menjelaskan bahwa progres pembebasan lahan untuk proyek ini sudah hampir mencapai titik akhir.
"Saat ini, progres pembebasan lahan Jalan Tol Padang-Sicincin telah mencapai 99,8 persen. Hanya tersisa tiga bidang tanah yang belum dibebaskan di lokasi akses tol," ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Dirjen Bina Marga Rachman Arief Dienaputra, Pj Sekda Sumbar Yozawardi, Dirut Bank Nagari Gusti Chandra, Kadis BMCKTR Era Sukma Munaf, dan beberapa pejabat strategis lainnya.
Audy Joinaldy menegaskan optimismenya akan penyelesaian proyek ini. "Mengingat pentingnya kehadiran tol ini bagi masyarakat Sumbar dan provinsi lain, kami berharap proses pembangunan mendapatkan perhatian khusus," tegasnya.
Kepala Dinas Perkimtan Sumbar, Rifda Suryani, merinci bahwa secara keseluruhan masih terdapat 12 bidang lahan yang belum dibebaskan.
"Proses pembebasan lahan saat ini sedang berjalan dan dalam tahap penetapan konsinyasi," tambahnya.
Menarik untuk dicatat, Kadis BMCKTR Era Sukma Munaf mengusulkan alternatif rute pembangunan lanjutan.
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan, disarankan agar pembangunan tol Padang-Pekanbaru selanjutnya dialihkan ke ruas Sicincin-Singkarak-Tanah Datar.
Hal ini dipertimbangkan karena biaya pembebasan lahan rute Sicincin-Bukittinggi melalui Kubang Putih akan jauh lebih mahal.
Dirjen Bina Marga Rachman Arief Dienaputra menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif terkait peresmian tol tersebut.
"Kami berupaya agar peresmian dilaksanakan bersamaan dengan Ground Breaking Fly Over Sitinjau Lauik pada pekan kedua atau ketiga Desember 2024," paparnya.
Rachman juga menekankan pentingnya keberadaan Tol Padang-Pekanbaru sebagai jalur strategis yang akan memudahkan akses transportasi antara timur dan barat Sumatera.
Ia mengajak untuk mengingat keberhasilan pembebasan lahan pada masa kepemimpinan sebelumnya, khususnya proyek Tabing-Duku yang berhasil diselesaikan dalam waktu singkat. (red)
















