3.718 Napi di Sumbar Terima Remisi Idul Fitri 2026, Ada yang Langsung Bebas

3.718 Napi di Sumbar Terima Remisi Idul Fitri 2026, Ada yang Langsung Bebas

Ilustrasi Narapidana (Foto: Pexels)

Sumbardaily.com – Momentum Hari Raya Idul Fitri 2026 membawa kabar menggembirakan bagi ribuan narapidana di Sumatera Barat (Sumbar).

Sebanyak 3.718 narapidana menerima remisi atau pengurangan masa hukuman, bahkan sebagian di antaranya langsung bebas setelah mendapatkan hak tersebut.

Pemberian remisi ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam rangka Idul Fitri, sekaligus sebagai bentuk penghargaan bagi narapidana yang menunjukkan perubahan perilaku selama menjalani masa pidana di lembaga pemasyarakatan.

Besaran remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan. Selain itu, terdapat pula warga binaan yang langsung menghirup udara bebas usai menerima remisi Lebaran tahun ini.

Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumbar, Kungrat Kasmiri, setelah pelaksanaan Salat Idul Fitri.

Kungrat Kasmiri menjelaskan bahwa narapidana yang mendapatkan remisi merupakan mereka yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, serta aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Ia menegaskan bahwa remisi tidak diberikan secara sembarangan, melainkan melalui proses penilaian yang ketat terhadap perilaku dan kepatuhan warga binaan terhadap aturan yang berlaku di lembaga pemasyarakatan.

“Remisi ini diharapkan menjadi pemacu bagi narapidana lainnya agar lebih baik dalam menjalankan program-program pembinaan pemasyarakatan,” ujar Kungrat.

Menurutnya, pemberian remisi pada momen Idul Fitri juga memiliki makna penting sebagai sarana pembinaan, agar warga binaan dapat memperbaiki diri dan siap kembali ke tengah masyarakat.

Selain sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik, remisi Lebaran juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong proses reintegrasi sosial bagi narapidan.

Dengan demikian, mereka diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

Pemberian remisi ini sekaligus menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga pada pembinaan dan perubahan perilaku narapidana agar dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat secara positif. (*)

Baca Juga

Bachtiar Chamsyah Wafat, Mengenal Mantan Mensos yang Juga Ayah Wakil Bupati Agam
Bachtiar Chamsyah Wafat, Mengenal Mantan Mensos yang Juga Ayah Wakil Bupati Agam
El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Datang Terlambat
El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Datang Terlambat
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Syarat Pendidikan Wapres Gibran Digugat ke MK, KPU Ungkap 3 Alasan Menolak
Syarat Pendidikan Wapres Gibran Digugat ke MK, KPU Ungkap 3 Alasan Menolak
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bantu Korban Galodo Solok, Sembako hingga Kebutuhan Ibu dan Anak Disalurkan