Sumbardaily.com – Sebanyak 104 kepala sekolah di Kabupaten Agam resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam prosesi yang dipimpin Sekretaris Daerah Mhd Lutfi di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Rabu (1/4/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian dari mutasi dan promosi besar di sektor pendidikan daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam melakukan rotasi dan promosi jabatan terhadap kepala sekolah sebagai upaya penyegaran organisasi.
Dari total yang dilantik, sebanyak 92 orang merupakan kepala Sekolah Dasar (SD) dan 12 orang lainnya kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pelantikan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi, yang mewakili Bupati Agam. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, dengan dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait.
Sekda Kabupaten Agam, Mhd Lutfi, menyampaikan bahwa mutasi dan promosi ini merupakan langkah strategis dalam mendorong regenerasi serta meningkatkan profesionalisme di lingkungan pendidikan.
Ia menilai, penyegaran organisasi penting untuk memastikan kualitas pendidikan terus berkembang.
Menurutnya, seluruh kepala sekolah yang dilantik telah melalui proses seleksi yang objektif dan berbasis pada kompetensi, integritas, serta profesionalisme.
“Para kepala sekolah yang dilantik hari ini merupakan hasil seleksi murni berdasarkan kompetensi, integritas dan profesionalisme. Tidak ada unsur kedekatan apalagi nepotisme,” tegas Lutfi.
Ia juga menekankan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat.
Kepala sekolah memiliki peran penting dalam memimpin dan mengarahkan kemajuan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.
Selain berfokus pada capaian akademik, kepala sekolah juga diharapkan mampu membentuk karakter, akhlak, serta meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.
Untuk itu, para kepala sekolah diminta terus meningkatkan kapasitas diri dan menghadirkan inovasi dalam pembelajaran.
Penerapan digitalisasi, penguatan sinergi, serta menjaga integritas dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan.
Melalui langkah mutasi dan promosi ini, Pemkab Agam berharap kualitas pendidikan di daerah tersebut dapat meningkat secara berkelanjutan. (*)















