Sumbardaily.com - Semangat sportivitas menyelimuti Lapangan Karisma Sayur Maincat, Kecamatan Lembah Melintang, saat turnamen bola voli bergengsi Sakoto Gunung Cup I 2026 resmi dibuka pada Senin (4/5/2026) sore.
Sebanyak 49 tim dari enam kecamatan berbeda siap bersaing dalam ajang yang digadang-gadang sebagai salah satu pesta olahraga terbesar di wilayah utara Pasaman Barat tahun ini.
Kemeriahan pembukaan turnamen ini dihadiri langsung oleh Sekretaris KONI Pasaman Barat Faizald, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Eni Syafitri, Camat Lembah Melintang Ikhsan Chairman, hingga jajaran Forkopimca dan tokoh masyarakat setempat.
Turnamen ini menarik perhatian luas karena keterlibatan peserta yang masif dari Kecamatan Gunung Tuleh, Sungai Aur, Lembah Melintang, Koto Balingka, Ranah Batahan, hingga Sungai Beremas.Sekretaris KONI Pasaman Barat, Faizald, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, semangat untuk menghidupkan iklim kompetisi di tingkat daerah tidak surut.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan pada kegiatan olahraga yang digerakkan oleh masyarakat.
“Turnamen seperti ini penting untuk menjaga keberlangsungan pembinaan olahraga sekaligus menjadi ruang kompetisi bagi atlet lokal,” ujar Faizald saat memberikan sambutan resmi di hadapan para peserta.
Selain menjadi ajang unjuk bakat, Sakoto Gunung Cup I 2026 dirancang sebagai benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif atau penyakit masyarakat (pekat). Melalui olahraga, energi positif pemuda diarahkan untuk memperkuat jalinan silaturahmi lintas kecamatan di Pasaman Barat.
Tokoh masyarakat Pasaman Barat, H. Agus Susanto, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengingatkan bahwa esensi dari pertandingan ini adalah persatuan.
Ia berharap turnamen ini mampu mencetak bibit-bibit atlet profesional yang kelak dapat membawa harum nama daerah.
“Jadikan momentum ini untuk memperkuat kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat,” kata Agus Susanto. Ia juga menambahkan aspek penting lainnya terkait dampak ekonomi lokal. "
Di sisi lain, turnamen ini juga berdampak pada perekonomian warga. Kehadiran penonton setiap hari mendorong aktivitas UMKM dan pedagang kecil di sekitar lokasi pertandingan," jelasnya.
Kesuksesan seremoni pembukaan ini tidak lepas dari peran aktif para pemuda. Ketua Pelaksana, Munawir Lubis, menyatakan bahwa kolaborasi antarpihak menjadi kunci terlaksananya Sakoto Gunung Cup I.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam mengelola acara besar seperti ini membuktikan kapasitas mereka dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Ini bukti bahwa pemuda mampu menjadi motor penggerak kegiatan positif dan berkontribusi bagi daerah,” pungkas Munawir Lubis dengan optimis. (*)















