Setelah Puluhan Tahun Gelap, 15 KK di Pelosok Tanah Datar Kini Nikmati Listrik

Sumbardaily.com – Setelah puluhan tahun hidup tanpa akses listrik, sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) di Jorong Tanjung Modang, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar akhirnya dapat menikmati layanan listrik.

Kehadiran listrik ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan penerangan. Penyalaan listrik tersebut dilakukan oleh PLN UP3 Payakumbuh melalui program Listrik Desa (Lisdes) pada Kamis (30/4/2026) lalu.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses energi bagi masyarakat di wilayah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik. PLN juga melakukan pembangunan jaringan listrik baru dan pengecekan teknis guna memastikan sistem kelistrikan berjalan andal sebelum digunakan.

Manager PLN UP3 Payakumbuh, Yessi Indra, menegaskan bahwa penyalaan listrik ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang merata hingga ke pelosok.

“Kami percaya listrik adalah kebutuhan dasar yang memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Kehadiran listrik di Jorong Tanjung Modang bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi pendidikan anak-anak, aktivitas ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas hidup warga secara keseluruhan,” ujar Yessi Indra.

Ia menambahkan bahwa PLN akan terus memperluas akses listrik melalui program Listrik Desa agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam menikmati manfaat energi.

“Melalui program Listrik Desa, PLN ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam menikmati manfaat energi listrik. Kami berharap hadirnya listrik ini dapat menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” tambahnya.

General Manager PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat (Sumbar), Ajrun Karim, juga menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat.

“Penyalaan listrik di Jorong Tanjung Modang menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali. Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka akses pendidikan, meningkatkan produktivitas ekonomi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Ajrun Karim.

Ia menambahkan bahwa PLN akan terus memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Sumbar.

Bagi masyarakat setempat, penyalaan listrik ini menjadi momen bersejarah yang penuh haru. Salah satu tokoh masyarakat, Ferizal, mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya listrik setelah penantian panjang selama puluhan tahun.

“Alhamdulillah, setelah puluhan tahun kami tinggal di sini, akhirnya listrik PLN hadir. Ini sangat membantu kehidupan kami sehari-hari,” ungkapnya.

Kehadiran listrik ini membawa dampak nyata bagi warga. Selain memberikan penerangan yang layak, listrik juga membuka akses informasi serta peluang baru dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

PLN berharap, dengan hadirnya listrik di Jorong Tanjung Modang, pemerataan pembangunan dapat terus didorong sehingga kualitas hidup masyarakat di pelosok Tanah Datar semakin meningkat secara berkelanjutan. (*)

Baca Juga

Arsip Lama Jadi Jendela Sejarah Tanah Datar, Ada Foto hingga Naskah Kuno
Arsip Lama Jadi Jendela Sejarah Tanah Datar, Ada Foto hingga Naskah Kuno
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tanah Datar Jaga Produksi hingga Pasar Hasil Pertanian
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tanah Datar Jaga Produksi hingga Pasar Hasil Pertanian
Sempat Naik pada 2024, Kemiskinan Tanah Datar Kini Turun Jadi 3,59 Persen
Sempat Naik pada 2024, Kemiskinan Tanah Datar Kini Turun Jadi 3,59 Persen
Dari Pariangan, Api PORPROV XVI Sumbar 2026 Dibawa Keliling Sebelum Tiba di Padang
Dari Pariangan, Api PORPROV XVI Sumbar 2026 Dibawa Keliling Sebelum Tiba di Padang
Tanah Datar Siapkan Rp6,358 Miliar untuk Porprov Sumbar 2026, Ada Bonus Atlet Rp2 Miliar
Tanah Datar Siapkan Rp6,358 Miliar untuk Porprov Sumbar 2026, Ada Bonus Atlet Rp2 Miliar
51 Santri Tanah Datar Kuliah ke Mesir, Maroko dan Tunisia, Diminta Kembali Mengabdi
51 Santri Tanah Datar Kuliah ke Mesir, Maroko dan Tunisia, Diminta Kembali Mengabdi