Sumbardaily.com – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai inovasi terbaru dalam jajaran Galaxy Fold Series. Smartphone layar lipat tersebut membawa perubahan signifikan pada rancangan fisiknya dengan bobot 215 gram dan ketebalan hanya 6,1 mm ketika perangkat dibentangkan.
Dimensi tersebut menjadikan Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai perangkat paling tipis sepanjang sejarah lini Galaxy Fold. Samsung tidak hanya mengejar tampilan yang lebih ringkas, tetapi juga berupaya meningkatkan kenyamanan penggunaan agar perangkat dapat menunjang berbagai aktivitas pengguna, mulai dari kebutuhan pekerjaan hingga menikmati hiburan.
Kehadiran desain yang lebih tipis dan ringan menjadi bagian dari perkembangan teknologi smartphone layar lipat yang terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat. Perangkat tidak lagi hanya dituntut memiliki tampilan premium, tetapi juga harus nyaman digunakan dalam waktu lama serta tetap memiliki struktur yang kuat dan tahan terhadap penggunaan sehari-hari.
Keseimbangan antara bobot ringan, dimensi ramping, dan ketahanan perangkat menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan smartphone layar lipat. Samsung menjawab tantangan tersebut melalui Galaxy Z Fold8 Ultra dengan menggabungkan rancangan bodi yang lebih tipis dengan penggunaan material Flex Titanium.
“Pada Galaxy Z Fold8 Ultra, kami menghadirkan penyempurnaan desain melalui bodi yang lebih tipis dan ringan tanpa mengorbankan kekuatan perangkat. Inovasi ini memungkinkan pengguna menikmati pengalaman menggunakan smartphone layar lipat yang semakin nyaman untuk mendukung berbagai aktivitas setiap hari,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, dikutip Selasa (11/8/2026).
Lebih Ringan untuk Aktivitas Sehari-hari
Perubahan desain pada Galaxy Z Fold8 Ultra diklaim memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan ketika perangkat digunakan. Dengan bobot 215 gram, smartphone ini dirancang agar lebih nyaman ketika digunakan secara berkelanjutan untuk berbagai kebutuhan.
Pengguna dapat memanfaatkannya untuk aktivitas seperti membalas surat elektronik, memeriksa dokumen, mengikuti rapat virtual, hingga menikmati berbagai tayangan hiburan. Bobot yang lebih ringan membuat perangkat lebih mudah digunakan dalam rutinitas sehari-hari.
Selain bobot, dimensi bodi juga menjadi salah satu pembaruan yang ditawarkan Samsung. Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki ketebalan 6,1 mm ketika dibentangkan. Profil yang ramping tersebut membuat perangkat lebih praktis dibawa ketika beraktivitas.
Bentuknya juga memudahkan pengguna saat menyimpan perangkat di dalam kantong baju maupun tas pelindung. Dengan demikian, rancangan fisik Galaxy Z Fold8 Ultra tidak hanya berorientasi pada tampilan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kemudahan mobilitas.
Lekukan Layar Dibuat Semakin Minim
Samsung turut memberikan perhatian terhadap pengalaman visual melalui perubahan pada rancangan layar Galaxy Z Fold8 Ultra. Salah satu hasil yang ditonjolkan adalah visibilitas crease atau lekukan pada layar yang dibuat sangat minim ketika panel perangkat dibuka secara penuh.
Minimnya tampilan bekas lipatan membuat permukaan layar terlihat lebih rata. Kondisi tersebut memberikan pengalaman yang lebih nyaman ketika perangkat digunakan untuk membaca teks, menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan atau multitasking, maupun menikmati tayangan hiburan pada layar berukuran lebar.
Pengurangan visibilitas lekukan menjadi bagian dari upaya Samsung meningkatkan pengalaman penggunaan smartphone layar lipat. Dengan layar yang tampak lebih rata ketika terbuka, pengguna dapat menjalankan berbagai aktivitas tanpa terlalu terganggu oleh keberadaan bekas lipatan pada panel.
Flex Titanium Jadi Fondasi Bodi Tipis
Di balik bodi Galaxy Z Fold8 Ultra yang lebih tipis terdapat penggunaan material Flex Titanium. Material tersebut menjadi salah satu fondasi inovasi Samsung dalam menghadirkan perangkat layar lipat dengan dimensi lebih ramping.
Flex Titanium digunakan untuk membantu mempertahankan kekokohan struktur internal perangkat tanpa harus menambah bobot maupun volume bodi. Penggunaan material tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan keluarga Galaxy Z Fold Series.
Melalui material tersebut, Samsung berupaya menggabungkan beberapa kebutuhan sekaligus, yakni mobilitas, kekuatan fisik, dan kenyamanan saat perangkat digunakan. Hasilnya, Galaxy Z Fold8 Ultra tetap dirancang agar terasa mantap ketika berada dalam genggaman meskipun membawa konstruksi bodi yang lebih tipis.
Penerapan Flex Titanium juga menjadi bagian dari evolusi desain Galaxy Fold Series. Samsung menempatkan material tersebut sebagai elemen penting untuk mendukung rancangan perangkat yang semakin ringkas, tetapi tetap mengedepankan ketahanan struktur.
Dengan kombinasi bobot 215 gram, ketebalan 6,1 mm ketika dibentangkan, layar dengan lekukan yang semakin minim, serta material Flex Titanium, Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi langkah baru Samsung dalam mengembangkan smartphone layar lipat.
Perangkat tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan penggunaan yang semakin beragam. Mulai dari pekerjaan dan produktivitas hingga aktivitas hiburan, Galaxy Z Fold8 Ultra menawarkan pendekatan desain yang menitikberatkan pada perangkat yang ringan, tipis, nyaman digunakan, sekaligus tetap memiliki struktur yang kokoh. (*)
















