Sumbardaily.com, Padang - Safari Ramadan di Kota Padang tahun ini tak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Momentum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk memaparkan progres penanganan pasca bencana banjir bandang dan bencana hidrometeorologi yang melanda pada November 2025 lalu.
Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin langsung Tim 1 Safari Ramadan Pemko Padang saat mengunjungi Masjid Ikhwanusshafa, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Jumat (27/2/2026).
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengulas sejumlah langkah konkret yang telah dan sedang dilakukan pemerintah daerah sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang.
Salah satu di antaranya adalah penyerahan santunan kepada 11 ahli waris korban bencana. Masing-masing ahli waris menerima Rp15 juta yang bersumber dari Kementerian Sosial.
Selain itu, Pemko Padang juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada masyarakat yang hingga kini masih tinggal di hunian sementara.
"Pemerintah juga sedang menyiapkan pembangunan Hunian Tetap di tiga lokasi, yaitu Kelurahan Balai Gadang, Simpang Haru, dan Lambung Bukik, dengan target sebanyak 640 unit rumah. Dana pembangunan ini bersumber dari CSR berbagai institusi, organisasi, dan para donatur," katanya.
Pembangunan hunian tetap tersebut menjadi salah satu fokus utama Pemko Padang dalam memastikan korban banjir bandang mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman. Target 640 rumah itu direncanakan berdiri di tiga titik berbeda agar penanganan lebih terdistribusi.
Fadly Amran berharap seluruh bentuk bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses pembangunan hunian tetap dapat segera direalisasikan.
"Pemko Padang juga sedang mengupayakan pembangunan cek dam dan sabo serta perbaikan dan normalisasi sungai, agar bencana serupa tidak terjadi lagi di Kota Padang," katanya.
Langkah pembangunan cek dam dan sabo serta normalisasi sungai tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemko Padang dalam mitigasi risiko bencana, khususnya menghadapi potensi banjir bandang akibat faktor hidrometeorologi.
Di sisi lain, Safari Ramadan juga membawa dampak langsung bagi Masjid Ikhwanusshafa. Sekretaris Pengurus Masjid Ikhwanusshafa, Usman, menyampaikan bahwa saat ini tengah berlangsung pembangunan plafon masjid dengan total kebutuhan biaya sebesar Rp 85 juta. Ia mengajak jamaah untuk berpartisipasi melalui infak dan sedekah demi kelancaran pembangunan tersebut.
"Alhamdulillah, dalam kunjungan Safari Subuh Ramadan ini, kami mendapatkan bantuan dari Pak Wali Kota Padang senilai Rp40 juta. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah membantu pembangunan masjid ini," ujarnya.
Selain menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut, Usman juga mengusulkan perbaikan jalan di sekitar MTsN 6 Padang dan wilayah sekitarnya.
Menanggapi permintaan itu, Fadly Amran langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto untuk melakukan pengecekan di lapangan serta segera menindaklanjuti kebutuhan perbaikan jalan tersebut.
Safari Ramadan di Padang kali ini pun menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Tidak hanya menyampaikan program bantuan kemanusiaan pasca banjir bandang, tetapi juga menyerap aspirasi warga terkait infrastruktur dan kebutuhan lingkungan sekitar. (red)
















