Rendi Kurniawan Berpulang Sebelum Wisuda, UNP Tetap Catat Namanya sebagai Lulusan dengan IPK 3,71

Rendi Kurniawan Berpulang Sebelum Wisuda, UNP Tetap Catat Namanya sebagai Lulusan dengan IPK 3,71

Foto Rendi Kurniawan memegang foto putranya saat prosesi wisuda, setelah Rendi dinyatakan lulus dari Program Studi S1 Pendidikan Matematika FMIPA UNP dengan IPK 3,71. Selasa (25/8/2026). (Foto: UNP)

Sumbardaily.com - Wisuda Universitas Negeri Padang (UNP) ke-144 berlangsung dalam suasana berbeda. Selain menjadi penanda berakhirnya masa studi ratusan mahasiswa, prosesi tersebut bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW yang membawa pesan tentang hubungan ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada sesama.

Pada hari kedua Wisuda Ke-144 UNP, Selasa (25/8/2026), sebanyak 701 lulusan dikukuhkan dalam prosesi yang digelar di Auditorium UNP. Rektor UNP Krismadinata, Ph.D. mengajak para wisudawan tidak memandang kelulusan hanya sebagai pencapaian akademik, tetapi juga sebagai awal untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

Para lulusan yang dikukuhkan pada hari kedua berasal dari sejumlah fakultas. Rinciannya, 239 lulusan berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), 121 lulusan dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS), 149 lulusan dari Fakultas Teknik (FT), 105 lulusan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 51 lulusan dari Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP), serta 36 lulusan Sekolah Vokasi.

Jumlah tersebut menjadi bagian dari keseluruhan Wisuda Ke-144 UNP periode Agustus 2026 yang mengukuhkan sebanyak 1.395 lulusan. Namun, di balik suasana perayaan kelulusan, terdapat momen haru ketika UNP memberikan penghormatan kepada seorang wisudawan yang telah meninggal dunia karena sakit.

Wisudawan tersebut adalah Rendi Kurniawan, lulusan Program Studi S1 Pendidikan Matematika FMIPA UNP. Meskipun telah meninggal dunia, Rendi tercatat berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,71.

Kisah tersebut menjadi salah satu bagian yang menyelimuti prosesi wisuda hari kedua. Kelulusan Rendi menunjukkan bahwa proses pendidikan yang telah ditempuhnya tetap menjadi bagian dari rangkaian capaian akademik yang dihormati dalam prosesi Wisuda Ke-144 UNP.

Dalam pidatonya, Krismadinata kemudian mengaitkan momentum wisuda dengan suasana Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, peringatan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga dapat menjadi pengingat mengenai pentingnya ilmu pengetahuan dan akhlak dalam kehidupan manusia.

“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang lintasan sejarah kelahiran sang penutup para nabi, melainkan momen terbitnya Cahaya Pencerahan (Nur) yang membebaskan manusia dari gelapnya jurang ketidaktahuan,” ujar Rektor.

Pesan tersebut ditujukan kepada para lulusan yang setelah menyelesaikan pendidikan di UNP akan kembali ke tengah masyarakat dengan bekal akademik masing-masing. Rektor menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi tidak semestinya berhenti pada pemahaman teori maupun pencapaian berupa ijazah.

Menurut Krismadinata, ilmu memiliki peran yang lebih luas dalam membentuk pribadi seseorang. Pengetahuan yang diperoleh melalui pendidikan diharapkan mampu menjadi dasar untuk membangun karakter sekaligus mendorong lulusan memberikan manfaat bagi lingkungan tempat mereka berada.

“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita bahwa hakikat ilmu bukanlah sekadar tumpukan teori atau selembar ijazah, melainkan pembuka tirai kegelapan hati, agar kita mampu mengenali Sang Pencipta dan menjadi sosok penabur manfaat sebaik-baiknya manusia di mana pun kita berpijak,” katanya.

Pesan tersebut menempatkan kelulusan bukan hanya sebagai akhir dari rangkaian pendidikan, melainkan sebagai tahap baru bagi para lulusan untuk menerapkan kompetensi yang telah mereka miliki. Hubungan antara ilmu, akhlak, dan pengabdian menjadi bagian penting dari pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut.

UNP juga mengaitkan pelaksanaan pendidikan tinggi dengan kontribusi terhadap SDG 4: Quality Education atau Pendidikan Bermutu. Melalui pendidikan tinggi, UNP tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan demikian, Wisuda Ke-144 UNP periode Agustus 2026 tidak hanya mencatat jumlah lulusan yang dikukuhkan. Pada hari kedua, sebanyak 701 lulusan menerima pengukuhan dengan latar belakang fakultas yang beragam, sementara keseluruhan rangkaian wisuda mencatat 1.395 lulusan. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa capaian pendidikan diharapkan berlanjut pada pengamalan ilmu, pembentukan akhlak, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*)

Baca Juga

Rekening Aliansi Masyarakat Pati Diblokir Bank Mandiri, Dasar Permintaan Jadi Hal yang Perlu Dikonfirmasi
Rekening Aliansi Masyarakat Pati Diblokir Bank Mandiri, Dasar Permintaan Jadi Hal yang Perlu Dikonfirmasi
Tiga anak di bawah umur yang diduga terlibat pencurian di toko handphone Plaza Andalas diamankan polisi setelah ditemukan di kawasan Kodaeral II.
Lari dari Polisi, Tiga Anak di Padang Pelaku Pencurian Plaza Andalas Malah Masuk Markas TNI
Polemik Hijab Kadet Unhan, Kemhan Tegaskan Bukan Pembatasan Agama
Polemik Hijab Kadet Unhan, Kemhan Tegaskan Bukan Pembatasan Agama
Video tak senonoh yang diduga memperlihatkan dua ASN Pemprov Sumbar berciuman di sebuah ruangan.
Video tak Senonoh Diduga Libatkan Oknum ASN Sumbar, Pemprov Tunggu Konfirmasi dan Verifikasi
DPR Soroti Ketentuan Jilbab Unhan: Harus Jelas, Tertulis, dan Punya Dasar Hukum
DPR Soroti Ketentuan Jilbab Unhan: Harus Jelas, Tertulis, dan Punya Dasar Hukum
Rencana CPNS 2027, Guru PPPK Penuh Waktu Diberi Kesempatan Ikut Seleksi
Rencana CPNS 2027, Guru PPPK Penuh Waktu Diberi Kesempatan Ikut Seleksi