Sumbardaily.com, Padang - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Sumatera.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat partisipasi aktif dalam pembukaan Pasar Kuliner Jati di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Kawasan kuliner baru ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran sebagai sentra wisata kuliner dan wadah pengembangan UMKM lokal.
EVP-Head of Circle Sumatera IOH, Agus Sulistio, menjelaskan bahwa UMKM merupakan pilar penting dalam perekonomian daerah.
Dukungan yang diberikan Indosat bukan hanya berupa penyediaan solusi konektivitas, tetapi juga edukasi digital dan promosi yang memungkinkan UMKM menjadi lebih kompetitif di era digital.
“Melalui Pasar Kuliner Jati, kami ingin menghadirkan langkah konkret dalam membantu pelaku UMKM. Kami menyediakan kartu IM3 Platinum dengan kuota internet 50GB per bulan, yang dapat mendukung aktivitas digital para pelaku usaha,” tutur Agus, Kamis (17/7/2025).
Tak hanya itu, pelaku UMKM juga diberi kesempatan memperoleh pendapatan tambahan serta kupon apresiasi dari setiap aktivasi kartu perdana IM3 Platinum oleh pelanggan baru.
Upaya ini dirancang agar para pedagang dapat semakin memanfaatkan potensi digital, tidak hanya untuk promosi, tetapi juga untuk pengelolaan usaha sehari-hari.
Selain dukungan konektivitas, Indosat juga memfasilitasi promosi dan publikasi UMKM dengan berbagai program lanjutan, termasuk kegiatan promosi di area sekitar pasar dan pengiriman pesan singkat (SMS) yang menargetkan calon pengunjung.
Lebih dari itu, para pelaku UMKM di Pasar Kuliner Jati juga dapat mengakses Indosat Digital Ecosystem (IDE), sebuah platform yang memuat video tutorial bisnis dan materi pembelajaran dari para pengusaha sukses. Fasilitas ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi pedagang untuk terus berkembang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas kontribusi IM3 dalam mendukung relokasi dan penataan Pasar Kuliner Jati.
Menurutnya, kawasan kuliner yang lebih tertata ini menjadi bagian dari program Pemerintah Kota Padang untuk mewujudkan kota yang bersih, indah, dan terkelola dengan baik.
"Kami berterima kasih atas dukungan Indosat, yang membantu meningkatkan daya saing UMKM sehingga dapat naik kelas dan memberikan pengalaman lebih baik bagi pengunjung,” ujar Fadly.
Ketua Pedagang Kaki Lima Pasar Kuliner Jati, Raju Andika, juga mengungkapkan rasa syukur atas kerja sama ini.
Menurutnya, keberadaan Indosat IM3 telah membuat kawasan kuliner tersebut lebih menarik dan nyaman dikunjungi.
"Kami merasa sangat terbantu. Warung kami kini lebih rapi dan terlihat lebih segar. Harapannya, kawasan ini bisa menjadi destinasi favorit bagi masyarakat dan wisatawan yang datang ke Padang," ungkap Raju.
Lebih dari sekadar mendukung pelaku UMKM, Indosat turut membantu penataan visual dengan sentuhan brand IM3 sehingga area pasar tampil lebih modern dan berdaya tarik.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menguntungkan pedagang, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata kuliner Kota Padang sebagai destinasi yang layak dikunjungi.
Agus Sulistio menambahkan, kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata misi Indosat untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, sesuai visi perusahaan untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia.
"Kami percaya Pasar Kuliner Jati akan membawa dampak positif bagi banyak pihak, mulai dari pelaku usaha, komunitas lokal, hingga pengunjung yang datang,” tutup Agus.
Dengan kolaborasi seperti ini, IOH melalui IM3 ingin memastikan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh bersama kemajuan teknologi dan tren digital.
Harapannya, kehadiran Pasar Kuliner Jati dapat menjadi contoh bagaimana sinergi pemerintah, swasta, dan pelaku UMKM mampu memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan. (adl)
















