Defisit Rp7 Juta, Kopseda Pasaman Tetap Salurkan THR Lebih dari Rp1 Juta per Anggota

Defisit Rp7 Juta, Kopseda Pasaman Tetap Salurkan THR Lebih dari Rp1 Juta per Anggota

Transparansi pengelolaan keuangan menjadi perhatian utama dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Serba Usaha Pendidikan Kecamatan Pasaman (Kopseda) yang digelar di Aula Gedung Yaptip, Simpang Empat, Sabtu (6/6/2026). (Foto: Pemkab Pasbar)

Sumbardaily.com - Transparansi pengelolaan keuangan menjadi perhatian utama dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Serba Usaha Pendidikan Kecamatan Pasaman (Kopseda) yang digelar di Aula Gedung Yaptip, Simpang Empat, Sabtu (6/6/2026).

Forum tertinggi koperasi tersebut juga menjadi ajang evaluasi kinerja usaha sekaligus merumuskan arah pengembangan koperasi pada tahun mendatang.

RAT dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat Agusli, Kepala Dinas Pendidikan Imter Petri, Ketua Pengurus Kopseda A. Maulana Lubis, Dewan Pengawas, serta ratusan anggota yang berasal dari guru sekolah dasar se-Kecamatan Pasaman.

Dalam forum tersebut, laporan pertanggungjawaban pengurus yang sebelumnya telah diperiksa oleh Dewan Pengawas mendapatkan apresiasi dari peserta rapat. Administrasi organisasi dan laporan keuangan koperasi dinilai disusun secara tertib, transparan, dan mampu dipertanggungjawabkan kepada seluruh anggota.

“Laporan keuangan koperasi sudah baik dan transparan. Angka disajikan jelas, pembukuan tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini menunjukkan pengurus menjalankan tugas secara amanah dan Dewan Pengawas menjalankan fungsi pengawasan secara optimal,” ujar pimpinan rapat.

Apresiasi tersebut menjadi catatan positif bagi Kopseda yang selama ini berupaya menjaga kepercayaan anggota melalui tata kelola yang terbuka. Transparansi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan koperasi dan meningkatkan partisipasi anggota.

Meski demikian, dalam laporan yang disampaikan pengurus terungkap bahwa neraca Kopseda Tahun Buku 2025 masih mengalami defisit sekitar Rp7 juta. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi manfaat ekonomi yang diterima anggota sepanjang tahun berjalan.

Koperasi tetap mampu menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri kepada anggota dengan nilai lebih dari Rp1 juta untuk setiap anggota. Program tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi koperasi terhadap kesejahteraan para guru yang tergabung sebagai anggota.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat Agusli menegaskan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada sinergi tiga unsur utama, yakni anggota, pengurus, dan pengawas.

“Pertama, koperasi harus mendapat dukungan penuh anggota melalui partisipasi aktif, berbelanja di koperasi, serta memberi gagasan pengembangan usaha. Kedua, pengurus harus bekerja jujur, inovatif, dan melayani anggota dengan baik. Ketiga, pengawas harus menjalankan fungsi kontrol secara teliti, tegas, tetapi konstruktif,” kata Agusli.

Menurut Agusli, masih terdapat sejumlah peluang usaha yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh Kopseda. Ia mencontohkan kebutuhan pengadaan alat tulis kantor (ATK), perlengkapan kebersihan sekolah, serta berbagai kebutuhan penunjang kegiatan belajar mengajar yang digunakan setiap hari oleh sekolah maupun guru.

“Kebutuhan itu digunakan sekolah dan guru setiap hari. Jika koperasi mengoptimalkan unit usaha ini, potensi peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) akan semakin besar dan manfaatnya kembali ke anggota,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota memanfaatkan RAT sebagai momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menyusun langkah strategis ke depan. Agusli menilai budaya transparansi yang telah terbangun perlu terus dipertahankan dan diperkuat.

Selain itu, pengurus didorong untuk menyusun program kerja tahun 2026 yang realistis, terukur, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan unit usaha baru.

“Target ke depan harus jelas: meningkatkan SHU, membuka peluang usaha baru, dan mempercepat pelayanan kepada anggota. Koperasi yang kuat akan membantu meningkatkan kesejahteraan anggota. Guru yang sejahtera akan lebih fokus mendidik generasi penerus bangsa,” kata Agusli.

Kopseda Kecamatan Pasaman sendiri merupakan koperasi pendidikan yang telah berdiri sejak 1982. Selama lebih dari empat dekade, koperasi tersebut menjadi wadah penguatan ekonomi bagi guru sekolah dasar di Kecamatan Pasaman.

Melalui RAT Tahun Buku 2025, Kopseda kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan pelayanan kepada anggota, serta mencari peluang usaha baru guna mendorong peningkatan kesejahteraan anggota pada masa mendatang. (*)

Baca Juga

Tanah longsor di kawasan Kapalo Lubuak Jambu Sijunjung berdampak terhadap sekitar 10 ponton di tepi Sungai Batang Kuantan.
Empat Penjaga Luka usai Longsor Terjang 10 Ponton di Sijunjung, Polisi: Tak Ada Aktivitas PETI
Penyerahan bantuan tanggap darurat kepada lansia sakit Zainimar di Kelurahan Air Pacah, Padang.
Lansia Sakit di Air Pacah Dapat Bantuan Tanggap Darurat dari Pemko Padang
Bukan Sekadar Kain, Sentra Tenun Lintau Buo Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Bukan Sekadar Kain, Sentra Tenun Lintau Buo Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Polisi mengamankan seorang perempuan berinisial CFE yang diduga mencuri uang milik ibu kandungnya sebesar Rp5 juta di Kota Padang. Uang tersebut diduga digunakan untuk membeli ponsel Samsung Galaxy A07, berfoya-foya, dan bermain judi online. Polisi turut menyita dompet hitam dan ponsel Samsung Galaxy A07 sebagai barang bukti.
Perempuan di Padang Curi Uang Orang Tua, Rp5 Juta Lenyap untuk Foya-foya dan Judi Online
Gempa NTT: Hutama Karya Kirim Bantuan Pokok hingga Alat Berat ke Lokasi Terdampak
Gempa NTT: Hutama Karya Kirim Bantuan Pokok hingga Alat Berat ke Lokasi Terdampak
Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri puncak HUT RI ke-81 warga Jalan Jawa Gadut Limau Manis.
Pesan Fadly Amran ke Warga Jawa Gadut Padang: Jaga Persatuan dan Kesiapsiagaan Bencana