Swiss Dukung Program PRIME di Agam, Layanan Kesehatan Nagari Diperkuat hingga 2026

Swiss Dukung Program PRIME di Agam, Layanan Kesehatan Nagari Diperkuat hingga 2026

Program PRIME (Poskesri & Rural Health Improvement Through Mentoring Empowerment) resmi diluncurkan di Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Kamis (7/5/2026). (Foto: Pemkab Agam)

Sumbardaily.com - Program PRIME (Poskesri & Rural Health Improvement Through Mentoring Empowerment) resmi diluncurkan di Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Kamis (7/5/2026).

Program yang didukung hibah mikro Pemerintah Swiss itu diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan dasar hingga tingkat nagari.

Launching program digelar di Aula Kantor Wali Nagari Canduang Koto Laweh dan dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Agam, Ny. Merry Benniwarlis. Kehadiran program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Program PRIME sendiri berfokus pada penguatan layanan kesehatan dasar melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP) berbasis siklus hidup, terintegrasi, serta berbasis data.

Melalui pendekatan tersebut, pelayanan kesehatan di tingkat nagari diharapkan menjadi lebih efektif dan mudah diakses masyarakat.

Dalam sambutannya, Ny. Merry Benniwarlis menyampaikan apresiasi atas hadirnya Program PRIME di Kabupaten Agam, khususnya di Nagari Canduang Koto Laweh. Menurutnya, program itu dapat menjadi penggerak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di tengah masyarakat.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar, sekaligus memperkuat peran kader dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu hingga masyarakat disebut memiliki peran penting agar program berjalan maksimal.

Selain memperkuat pelayanan kesehatan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung layanan kesehatan primer di nagari. Keterlibatan kader posyandu menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program.

Sementara itu, dijelaskan bahwa Program PRIME merupakan bagian dari Program Hibah Mikro Pemerintah Swiss melalui Kedutaan Besar Swiss untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN. Program tersebut akan dilaksanakan di Nagari Canduang Koto Laweh hingga Desember 2026.

Melalui pelaksanaan Program PRIME, kualitas layanan kesehatan primer di nagari diharapkan semakin meningkat, baik dari sisi mutu pelayanan maupun kemudahan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. (*)

Baca Juga

Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Albiceleste Pastikan Tiket Usai Tekuk Swiss
Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Albiceleste Pastikan Tiket Usai Tekuk Swiss
Inggris Tantang Pemenang Argentina vs Swiss Setelah Jude Bellingham Bungkam Norwegia
Inggris Tantang Pemenang Argentina vs Swiss Setelah Jude Bellingham Bungkam Norwegia
Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026, Swiss Bidik Sejarah Baru
Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026, Swiss Bidik Sejarah Baru
Petugas medis bersiap melakukan proses Khitan Massal Disabilitas Tahun 2026 terhadap anak penyandang disabilitas di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah, Kota Padang.
Anak Penyandang Disabilitas Kini Miliki Akses Khitan yang Lebih Aman, Ini Upaya Pemko Padang
Swiss Tantang Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti
Swiss Tantang Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti
Argentina Bertemu Swiss di Perempat Final Setelah Comeback Dramatis atas Mesir
Argentina Bertemu Swiss di Perempat Final Setelah Comeback Dramatis atas Mesir