Sumbardaily.com, Padang - Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia pendidikan di Kota Padang kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Pekan Olahraga, Seni dan Agama (PORSEMA) II.
Kegiatan yang digagas Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Padang itu resmi ditutup Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (14/1/2026).
Penutupan PORSEMA II menandai berakhirnya rangkaian kompetisi yang melibatkan guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri se-Kota Padang sejak 10 Januari 2026.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, kegiatan ini dinilai menjadi ruang aktualisasi potensi pendidik sekaligus sarana memperkuat ekosistem pendidikan yang kompetitif dan berdaya saing.
Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas konsistensi MKKS SMP Negeri Kota Padang dalam menghadirkan inovasi kegiatan yang berorientasi pada pengembangan kualitas guru.
"PORSEMA II selaras dengan arah pembangunan sumber daya manusia yang diusung Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Program Unggulan Padang Juara," katanya.
Secara khusus, kegiatan tersebut dipandang sejalan dengan Progul Padang Balomba, yang mendorong lahirnya individu unggul melalui kompetisi sehat.
"Guru dan tenaga kependidikan tidak hanya dituntut profesional di ruang kelas, tetapi juga mampu mengembangkan kapasitas diri melalui berbagai bidang, baik olahraga, seni, maupun keagamaan," katanya.
Melalui PORSEMA II, para pendidik didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. Ragam perlombaan yang dipertandingkan diharapkan mampu memacu semangat berprestasi sekaligus memantik inovasi dalam dunia pendidikan.
Penilaian terhadap kategori The Best Teacher turut menjadi instrumen evaluatif untuk mengapresiasi dedikasi dan kinerja guru di bidang akademik.
Ketua MKKS SMP Negeri Kota Padang, Junaidi, menjelaskan bahwa PORSEMA merupakan agenda rutin tahunan yang dirancang sebagai ajang silaturahmi sekaligus pengembangan potensi guru dan tenaga kependidikan.
"Pada edisi kedua ini, sejumlah cabang lomba dipertandingkan, mulai dari turnamen futsal, lomba paduan suara bidang, Musabaqah Syahrul Quran (MSQ), debat Bahasa Inggris, hingga pemilihan The Best Teacher bidang akademik," katanya.
Peserta PORSEMA II merupakan perwakilan dari seluruh SMP Negeri di Kota Padang.
Kegiatan ini dirancang inklusif dengan melibatkan berbagai latar belakang tenaga pendidik, sehingga tercipta kompetisi yang sehat sekaligus kolaboratif antar sekolah.
Pada akhir rangkaian kegiatan, SMP Negeri 34 Padang berhasil meraih gelar juara umum PORSEMA II.
Selain itu, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang dan nominator pada sejumlah kategori lomba, termasuk paduan suara, debat Bahasa Inggris, MSQ, serta The Best Teacher.
Dalam kesempatan yang sama, apresiasi juga diberikan kepada para pemenang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) untuk bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa (IPTR).
Penghargaan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam mendorong budaya prestasi, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi para pendidik sebagai penggerak utama pendidikan.
"Melalui PORSEMA II, visi Padang Juara kembali ditegaskan sebagai gerakan kolektif yang dimulai dari sekolah, dengan guru sebagai motor penggerak utama perubahan kualitas pendidikan di Kota Padang," tuturnya. (red)
















