Sumbardaily.com, Padang - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang pada beberapa hari terakhir telah mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di enam titik lokasi berbeda.
Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan kerusakan pada rumah warga tetapi juga mengganggu akses jalan di sejumlah wilayah.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, insiden pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi dengan dampak yang bervariasi.
Di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, sebuah pohon jenis ambacang dengan panjang 14 meter dan diameter 65 cm menimpa rumah milik Aissan Suparman (33).
Pria yang berprofesi sebagai buruh harian lepas ini berdomisili di Jalan Ujung Delima VIII RT 09 RW 08 Belimbing. Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp3,5 juta.
Sementara itu, di Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, pohon tumbang juga menimpa rumah milik Elinus Hastuti (57), seorang ibu rumah tangga, dan Bobi Subandi (34), karyawan swasta.
Kejadian yang berlokasi di Jalan Pasir Parupuk Tabing RT 03 RW 10 Nomor 75 C ini diperkirakan menimbulkan kerugian sebesar Rp2,5 juta.
Tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah, pohon tumbang juga mengganggu akses jalan di beberapa lokasi.
Di Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, sebuah pohon tumbang di Jalan Pasir Jambak RT 02 RW 10 menghalangi mobilitas warga setempat.
Menanggapi hal tersebut, tim BPBD segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Lokasi lain yang terdampak adalah Asrama TNI AU Air Tawar, dimana pohon tumbang dilaporkan menimpa salah satu rumah di kawasan tersebut. Hingga kini, penanganan di lokasi ini masih belum dilaksanakan.
Di Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, tepatnya di kawasan pendakian Simpang Gadut RW 5, pohon tumbang menghalangi akses jalan.
Berkat kerja sama dan gotong royong antara pihak kelurahan dengan masyarakat setempat, pembersihan reruntuhan pohon telah berhasil diselesaikan.
Lokasi terakhir yang dilaporkan adalah Kelurahan Lubuk Lintah, Karang Ganting. Di lokasi ini, pohon tumbang menghalangi akses jalan di Jalan Lubuk Lintah Karang Ganting. Proses penanganan masih terus berlangsung di bawah koordinasi tim BPBD.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan dua tim untuk melakukan pembersihan dan evakuasi pohon tumbang di berbagai lokasi.
"Tim bergerak cepat untuk memastikan akses masyarakat kembali normal dan rumah warga yang terdampak segera ditangani," ujarnya.
BPBD Kota Padang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana pohon tumbang, terutama pada saat kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang yang kerap terjadi belakangan ini. (red)
















