Pohon Tua Berusia 100 Tahun Tumbang, 3 Rumah Rusak Parah di Padang

Pohon Tua Berusia 100 Tahun Tumbang, 3 Rumah Rusak Parah di Padang

Petugas BPBD Kota Padang mengevakuasi pohon tumbang di kawasan Lubuk Kilangan pada Senin (24/3/2025) siang. (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com, Padang - Sebuah pohon pulai berusia sekitar 100 tahun tumbang dan menimpa tiga unit rumah warga di Perumahan Darma Panda, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin (24/3/2025).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.40 WIB ini mengakibatkan satu orang korban dan kerugian material mencapai Rp150 juta.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, pohon pulai dengan panjang sekitar 35 meter dan berdiameter sekitar 200 sentimeter tersebut roboh akibat pelapukan pada bagian pangkal batang. Insiden ini menyebabkan tiga unit rumah mengalami kerusakan cukup serius.

"Peristiwa ini terjadi pada pukul 11.40 WIB. Pusdalops BPBD Kota Padang langsung menerima informasi adanya pohon tumbang yang menimpa rumah warga," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Tiga rumah yang terdampak insiden tersebut adalah milik Desfirman (51), seorang karyawan BUMN, dengan tingkat kerusakan mencapai 50 persen; rumah Fikri Liuwzen (55), pekerja swasta, dengan kerusakan paling parah mencapai 80 persen; serta rumah milik Zulpinal (55), juga karyawan BUMN, dengan kerusakan sekitar 50 persen.

"Tidak hanya kerusakan material, insiden tersebut juga menimbulkan korban jiwa. Seorang wanita bernama Zahra Fadillah (21) tertimpa pohon dan harus dilarikan ke Semen Padang Hospital (SPH) untuk mendapatkan perawatan medis," katanya.

Menanggapi kejadian tersebut, TRC PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kalaksa segera melakukan operasi pembersihan lokasi kejadian dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

"Tim kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemulihan. Pengerjaan pembersihan masih berlangsung hingga saat ini," katanya.

Sejumlah instansi turut dikerahkan untuk menangani insiden tersebut, antara lain BPBD Kota Padang, PT Semen Padang, perangkat kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, PLN, Kampung Siaga Bencana Luki, dan PMI Lubuk Kilangan.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejadian serupa, terutama saat musim hujan atau di area yang memiliki banyak pohon tua berukuran besar," katanya.

Masyarakat diminta untuk segera melaporkan bila menemukan pohon-pohon yang berpotensi tumbang melalui nomor pengaduan BPBD Kota Padang di (0751) 778775 atau melalui WhatsApp di 0858-9152-2181.

Sementara itu, proses normalisasi dan perbaikan rumah-rumah yang terdampak masih terus dilakukan di bawah koordinasi pihak terkait. (red)

Baca Juga

Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Petugas BPBD Kota Padang memberikan materi edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru saat pelaksanaan MPLS di salah satu sekolah di Kota Padang.
Edukasi Kebencanaan Masuk MPLS, BPBD Padang Bekali 425 Siswa Hadapi Gempa dan Tsunami
Tim SAR Gabungan mengevakuasi tiga pemuda yang sempat hilang kontak di kawasan Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kota Padang, pada Senin (6/7/2026) dini hari.
Sempat Putus Kontak Sejak Malam, Tiga Pemuda di Sungai Bangek Padang Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Petugas BPBD bersama personel terkait mengevakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan di kawasan Simpang Haru, Kota Padang, saat hujan dan angin kencang melanda.
Cuaca Ekstrem Ancam Padang, Wali Kota Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir menutup Jambore Kelompok Siaga Bencana Tahun 2026 yang diikuti 700 relawan dari seluruh kecamatan di Kota Padang.
Wawako Padang: KSB adalah Kekuatan Besar dalam Mengurangi Risiko Bencana