Sumbardaily.com, Padang – Dalam rangka menyongsong perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat (PLN UID Sumbar) menggelar Apel Siaga Pengamanan Listrik di Lapangan Tenis Indoor kantor pusat mereka. Kegiatan yang berlangsung secara bersamaan di seluruh unit PLN Indonesia ini dipimpin langsung Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto.
Apel siaga tersebut merupakan manifestasi konkret dari dedikasi PLN dalam memastikan kontinuitas dan keamanan pasokan tenaga listrik pada momentum sakral perayaan hari besar umat Islam ini. Pelaksanaan apel tidak hanya terpusat di kantor induk, namun juga diselenggarakan di semua Unit Pelaksana dan Unit Layanan Pelanggan dengan melibatkan seluruh personel yang telah ditempatkan dalam status siaga.
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, dalam keterangannya memaparkan bahwa kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Barat berada dalam situasi terkendali dan siap melayani keperluan energi listrik masyarakat sepanjang periode Idul Adha. Kapasitas daya mampu pasok yang tersedia mencapai 662 MW dengan proyeksi beban puncak diperkirakan mencapai 642,6 MW.
"Dari perhitungan tersebut, kami memiliki cadangan daya sekitar 19,38 MW atau setara dengan reserve margin 2,9 persen. Angka ini menunjukkan bahwa sistem kelistrikan kami berada dalam kondisi memadai dan stabil untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan konsumsi listrik selama hari raya," terang Ajrun Karim.
Untuk menjamin keandalan sistem selama masa siaga pengamanan listrik, PLN UID Sumbar telah memobilisasi lebih dari seribu personel gabungan. Tim yang disiagakan terdiri dari petugas internal PLN, tenaga alih daya, serta mitra kerja yang telah dipersiapkan secara khusus. Secara detail, jumlah petugas yang bersiaga mencapai 1.338 orang yang akan bertugas selama periode pengamanan.
Kesiapan tidak hanya dari sisi sumber daya manusia, namun PLN juga telah menyiapkan berbagai perangkat pendukung operasional. Peralatan yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis meliputi UPS, genset, unit gardu bergerak, dan kendaraan operasional. Selain itu, ketersediaan material cadangan gangguan telah dipastikan dalam jumlah yang mencukupi untuk mendukung penanganan insiden secara responsif.
Dalam upaya memastikan koordinasi dan respons yang optimal, PLN UID Sumbar juga telah mendirikan pos-pos siaga di berbagai titik. Perhatian khusus diberikan pada 84 lokasi prioritas yang mencakup tempat-tempat ibadah, lapangan untuk pelaksanaan salat Idul Adha, instansi pemerintahan, dan berbagai fasilitas publik lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Komitmen PLN dalam mendukung transisi energi juga terlihat dari kesiapan 62 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum yang tersebar di 60 lokasi berbeda di seluruh wilayah Sumatera Barat. Fasilitas ini disiagakan sebagai bentuk dukungan terhadap pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan layanan pengisian selama periode Idul Adha.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis kelistrikan, PLN juga menyatakan dukungannya terhadap rangkaian kegiatan budaya yang akan berlangsung di Sumatera Barat pasca-Idul Adha. Salah satunya adalah Festival Hoyak Tabuik di Pariaman yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Muharam mendatang.
"PLN memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momen-momen penting seperti Idul Adha. Kami telah melaksanakan pemeriksaan komprehensif terhadap sistem distribusi dan menempatkan petugas di berbagai titik strategis," pungkas Ajrun Karim dengan tegas.
Melalui semangat "PLN Siaga, Listrik Aman, Ibadah Tenang", PLN UID Sumbar mengharapkan masyarakat dapat melaksanakan rangkaian ibadah Idul Adha dengan tenang, nyaman, dan terhindar dari gangguan kelistrikan yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas peribadatan.
Langkah-langkah persiapan yang telah dilakukan PLN UID Sumbar ini mencerminkan keseriusan perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keandalan sistem kelistrikan nasional, terutama pada momen-momen krusial yang membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan. (red)
















