Padang Pariaman Punya Kompetisi Surfing Pertama, 67 Peselancar Adu Ombak di Pantai Tiram

Padang Pariaman Punya Kompetisi Surfing Pertama, 67 Peselancar Adu Ombak di Pantai Tiram

Sebanyak 67 peserta ambil bagian dalam Padang Pariaman Surfing Championship 2026 yang resmi dimulai di kawasan pantai itu, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Pemkab Padang Pariaman)

Sumbardaily.com - Pantai Tiram, Kabupaten Padang Pariaman, menjadi lokasi lahirnya tonggak baru olahraga surfing di daerah tersebut. Sebanyak 67 peserta ambil bagian dalam Padang Pariaman Surfing Championship 2026 yang resmi dimulai di kawasan pantai itu, Sabtu (26/9/2026).

Kejuaraan ini menjadi kompetisi surfing pertama yang diselenggarakan di Kabupaten Padang Pariaman. Pertandingan berlangsung selama dua hari, yakni 26-27 September 2026.

Pelaksanaan kejuaraan tidak hanya diarahkan sebagai ajang untuk mempertemukan para peselancar. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menggali potensi wisata bahari sekaligus olahraga ombak yang dimiliki wilayah pesisir Padang Pariaman.

Kabupaten Padang Pariaman diketahui memiliki garis pantai sekitar 60 kilometer. Bentang pesisir tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan kawasan pantai, termasuk melalui kegiatan olahraga surfing yang dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyambut baik pelaksanaan kejuaraan tersebut. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi yang disebut menjadi langkah awal dalam mendorong perkembangan olahraga surfing di daerah.

"Ini merupakan langkah awal yang kita lakukan untuk memajukan Kabupaten Padang Pariaman melalui olahraga ombak," ujar John Kenedy Azis, dikutip Senin (28/9/2026).

Menurut John Kenedy Azis, peserta yang mengikuti Padang Pariaman Surfing Championship 2026 tidak hanya berasal dari Kabupaten Padang Pariaman. Sejumlah peselancar dari luar daerah turut datang dan mengikuti kompetisi tersebut.

Kehadiran peserta dari luar daerah menunjukkan adanya ketertarikan terhadap kondisi ombak di kawasan pesisir Padang Pariaman. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan olahraga surfing sekaligus memperkenalkan kawasan pesisir kepada masyarakat yang lebih luas.

John Kenedy Azis juga berharap seluruh peserta dapat menjalani pertandingan dengan tetap mengedepankan sportivitas. Ia menyampaikan selamat bertanding kepada seluruh peserta yang mengambil bagian dalam kejuaraan surfing tersebut.

Di sisi lain, Pembina PSOI Padang Pariaman Didit Supriadi menilai potensi ombak yang dimiliki Kabupaten Padang Pariaman tidak kalah dibandingkan daerah lain di Indonesia.

Menurut Didit, potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal. Pengembangan olahraga surfing tidak hanya dapat diarahkan untuk melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memiliki kaitan dengan upaya memperkuat sektor pariwisata daerah.

"Ombak di Kabupaten Padang Pariaman tidak kalah baik dengan kabupaten dan kota lain di seluruh Indonesia. Potensi ini harus dimanfaatkan dengan baik," katanya.

Dukungan pemerintah daerah juga mendapat apresiasi dari Ketua PSOI Sumatera Barat Hary Algamar. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman atas dukungan yang diberikan terhadap perkembangan olahraga surfing.

Hary menilai dukungan serta fasilitasi dari pemerintah daerah menjadi salah satu bagian penting untuk mendorong pertumbuhan olahraga surfing di Kabupaten Padang Pariaman.

Dengan digelarnya Padang Pariaman Surfing Championship 2026, Pantai Tiram tidak hanya menjadi lokasi pertandingan. Kawasan tersebut diharapkan dapat semakin dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi olahraga ombak di Sumatera Barat.

Kejuaraan ini juga diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan Pantai Tiram dan kawasan pesisir Padang Pariaman kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan garis pantai sekitar 60 kilometer, potensi wisata bahari dan olahraga surfing di daerah tersebut masih memiliki ruang untuk dikembangkan.

Padang Pariaman Surfing Championship 2026 turut dihadiri Sekda Padang Pariaman Hendra Aswara, sejumlah kepala OPD, camat, wali nagari, niniak mamak, serta tokoh masyarakat setempat.

Kejuaraan yang diikuti 67 peserta tersebut sekaligus menandai dimulainya penyelenggaraan kompetisi surfing di Kabupaten Padang Pariaman. Agenda selama dua hari itu menjadi bagian dari upaya mempertemukan potensi olahraga ombak dengan pengembangan wisata bahari di kawasan pesisir. (*)

Baca Juga

CFD Pantai Ketaping Padang Pariaman Bukan Sekadar Olahraga, Ada CKG hingga HPV DNA Gratis
CFD Pantai Ketaping Padang Pariaman Bukan Sekadar Olahraga, Ada CKG hingga HPV DNA Gratis
Galodo Terjang Arosuka, Padang Pariaman Kirim Bantuan Rp100 Juta dan Logistik
Galodo Terjang Arosuka, Padang Pariaman Kirim Bantuan Rp100 Juta dan Logistik
Rencana Ganti Nama BIM Jadi Bandara Syekh Burhanuddin Segera Diproses
Rencana Ganti Nama BIM Jadi Bandara Syekh Burhanuddin Segera Diproses
RSUD Parit Malintang Ganti Nama Jadi RSUD Muslim Kasim, Pelayanan Kesehatan Padang Pariaman Diperkuat
RSUD Parit Malintang Ganti Nama Jadi RSUD Muslim Kasim, Pelayanan Kesehatan Padang Pariaman Diperkuat
Cuaca Sumbar Akhir September 2026: Hujan Menengah Dominan, 2 Daerah Masuk Kategori Tinggi
Cuaca Sumbar Akhir September 2026: Hujan Menengah Dominan, 2 Daerah Masuk Kategori Tinggi
MBG di Padang Pariaman Disorot, Bupati Pertanyakan Jeda Masak hingga Makanan Diterima Siswa
MBG di Padang Pariaman Disorot, Bupati Pertanyakan Jeda Masak hingga Makanan Diterima Siswa