Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC menatap musim baru BRI Super League 2025/2026 dengan target ambisius. Klub berjuluk Kabau Sirah itu menargetkan finis di posisi lima besar klasemen akhir, meninggalkan catatan pahit musim sebelumnya yang nyaris berakhir degradasi.
Penasihat Tim Semen Padang FC, Andre Rosiade, mengungkapkan target tersebut saat mengunjungi pemusatan latihan (training camp/TC) tim di Malaysia. Ia menegaskan bahwa manajemen tak ingin mengulang performa buruk seperti musim 2024/2025, dan telah menunjuk pelatih asal Portugal, Eduardo Almeida, sejak awal untuk mempersiapkan skuad yang kompetitif.
"Kita target masuk lima besar. Kita tak ingin mengulang perjuangan musim lalu di zona degradasi. Karena itu, kita percayakan Coach Eduardo sejak awal membangun tim," kata Andre, Senin (21/7/2025).
Sebagai bentuk dukungan moril dan motivasi, Andre Rosiade juga menjanjikan bonus besar kepada tim apabila berhasil meraih kemenangan pada laga perdana. Semen Padang dijadwalkan akan melawat ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (9/8/2025), pukul 15.30 WIB.
"Target kita tiga poin melawan Persib. Kalau bisa memberikan kejutan dan menang, kita siapkan bonus Rp300 juta untuk tim," ucap Andre.
Mengawali musim dengan tantangan besar, Semen Padang harus menghadapi dua tim kuat dalam dua pekan awal kompetisi. Setelah laga tandang kontra Persib, Kabau Sirah akan menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/8/2025), pada pukul 15.30 WIB.
Dua laga ini akan menjadi ujian berat bagi Eduardo Almeida dan skuadnya. Pasalnya, kedua tim lawan merupakan penghuni papan atas klasemen BRI Liga 1 musim sebelumnya. Rekor pertemuan Kabau Sirah dengan kedua tim tersebut pun tidak menggembirakan.
Pada musim lalu, Semen Padang hanya mampu menahan imbang 1-1 saat bertandang ke markas Persib. Namun saat laga kandang di Padang, mereka takluk dengan skor telak 1-4. Sementara saat melawan Dewa United, performa Semen Padang jauh dari kata kompetitif. Mereka dibantai 1-8 di kandang dan kembali kalah telak 0-6 saat bermain tandang.
Dengan bekal persiapan yang lebih matang dan komitmen dari manajemen, Semen Padang FC berharap bisa mengubah narasi musim ini menjadi perjalanan yang lebih membanggakan. Target lima besar bukan hanya soal posisi klasemen, tetapi simbol kebangkitan tim kebanggaan Sumatera Barat tersebut. (pooke)















