Komdigi Gandeng IOH Latih ASN Kuasai Big Data dan AI

Komdigi Gandeng IOH Latih ASN Kuasai Big Data dan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melatih ratusan ASN muda dalam program “Next-Gen ASN: Leading with AI” untuk memperkuat transformasi digital pemerintahan menuju smart government Indonesia 2045. (Dok. IOH)

Sumbardaily.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggelar pelatihan kecerdasan artifisial (AI) bagi ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) muda.

Kegiatan bertema “Next-Gen ASN: Leading with AI” ini dirancang untuk membekali ASN dengan kemampuan strategis dan praktis guna mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis teknologi.

Kepala BPSDM Kementerian Komdigi, Boni Pudjianto, menegaskan pentingnya peningkatan kecakapan digital di kalangan ASN.

“Di era perkembangan teknologi saat ini, kecakapan digital bukan lagi opsi, melainkan keharusan. Dalam mengakselerasi reformasi sektor pelayanan publik, aspek utama yang perlu diperkuat adalah sumber daya manusianya. Karena itu, kami menggandeng para ahli seperti Indosat untuk membekali ASN dengan kompetensi teknologi terkini,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Alfreno Kautsar Ramadhan, Staf Khusus Menteri Komdigi, menyebut ASN muda memiliki peran penting dalam membentuk birokrasi digital yang adaptif dan inovatif.

“Kita harus bisa beradaptasi, berinovasi, dan bahkan menjadi yang terdepan dalam memanfaatkan teknologi. Para ASN muda adalah generasi yang akan memimpin birokrasi di era digital,” tuturnya.

Kebutuhan penguasaan AI dan Big Data sejalan dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam UU nomodn59/2024 tentang RPJPN 2025-2045.

Transformasi digital pemerintahan, termasuk penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menempatkan AI dan Big Data sebagai pilar utama menuju smart government.

Penerapan teknologi ini mencakup perumusan strategi, pengukuran kinerja berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU) hingga compliance check terhadap standar pelayanan publik.

Survei PwC (2024) menunjukkan, 76 persen pekerja di Indonesia meyakini teknologi generative AI akan meningkatkan efisiensi kerja dalam setahun ke depan. Lebih dari 50 persen juga melihat teknologi tersebut sebagai peluang untuk memperoleh keterampilan baru.

Fakta ini mempertegas pentingnya pelatihan bagi ASN agar mampu menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, dan berkualitas di tengah era digitalisasi global.

Chief Legal and Regulatory Officer IOH, Reski Damayanti menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Komdigi dalam menyiapkan ASN yang melek teknologi.

“Indosat Ooredoo Hutchison mendukung penuh inisiatif Komdigi dalam membekali ASN dengan kecakapan AI. Kesiapan aparatur negara dalam memanfaatkan teknologi ini akan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta transformasi digital global,” katanya.

Pelatihan ini mencakup berbagai topik, mulai dari pengenalan konsep dasar AI, prompt engineering, hingga strategi meningkatkan produktivitas kerja.

Materi disampaikan oleh pakar dari mitra global Indosat seperti Google dan McKinsey, dengan pendekatan berbasis praktik dan studi kasus sektor publik.

Agenda pelatihan juga menyoroti aspek etika dan tata kelola AI, sebagai upaya memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pelayanan publik digital.

“Sebagai bagian dari tujuan besar memberdayakan Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison siap menjadi mitra pemerintah dalam menyiapkan ASN unggul dan siap AI, demi pelayanan publik yang adaptif dan berkualitas,” tutup Reski.

Melalui kolaborasi ini, Komdigi dan IOH berharap dapat menciptakan ekosistem birokrasi yang inovatif, efisien, dan berdaya saing global, sekaligus mempercepat terwujudnya Smart Government Indonesia 2045. (adl)

Baca Juga

Kolaborasi IOH, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur AI Zankore by Indosat.
IOH Luncurkan Zankore, Ambisi Bangun Salah Satu Platform AI Terbesar di Asia
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Adobe dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia saat mengumumkan kolaborasi untuk memperkuat pemanfaatan teknologi, AI, dan digitalisasi guna mendukung ekonomi kreatif Indonesia.
IOH Gandeng Adobe dan Kemenekraf Bantu Kreator Indonesia Raih Penghasilan dari AI
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Vikram Sinha bersama perwakilan Nokia dan NVIDIA saat mengumumkan kerjasama pengembangan jaringan 5G RAN berbasis AI di Indonesia.
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA, Jaringan 5G Indonesia Siap Masuk Era AI
Pemerintah Dorong Biaya Internet Lebih Murah untuk Perluas Akses Digital Masyarakat
Pemerintah Dorong Biaya Internet Lebih Murah untuk Perluas Akses Digital Masyarakat
Mulai 1 Juli 2026, Aktivasi Nomor Baru Wajib Registrasi Biometrik dengan Pengenalan Wajah
Mulai 1 Juli 2026, Aktivasi Nomor Baru Wajib Registrasi Biometrik dengan Pengenalan Wajah
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menghadirkan program “IM3 Pasti Simpel” periode Februari-April 2026 dengan hadiah motor listrik dan gadget digital yang diikuti lebih dari 47 ribu peserta di Sumatera.
Program “IM3 Pasti Simpel” Diserbu 47 Ribu Peserta, Hadiah Motor Listrik jadi Buruan Pelanggan