Sumbardaily.com - Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Rabu (10/6/2026) dini hari saat ratusan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 06 Debarkasi Padang kembali menginjakkan kaki di Tanah Air usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Di tengah rintik hujan yang mengguyur kawasan bandara, pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dengan nomor penerbangan GA3806 yang mengangkut jemaah haji Kloter 06 mendarat dengan selamat di landasan BIM pada pukul 02.39 WIB. Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Jeddah pada sore hari sebelumnya dan membawa ratusan jemaah kembali ke Sumatera Barat.
Kedatangan para tamu Allah itu berlangsung tertib. Satu per satu jemaah turun dari pesawat melalui garbarata menuju area kedatangan.
Raut lega dan kebahagiaan tampak menghiasi wajah para jemaah setelah menyelesaikan perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Petugas yang telah bersiaga sejak sebelum pesawat mendarat terlihat aktif memberikan bantuan, terutama kepada jemaah lanjut usia. Sejumlah lansia menggunakan kursi roda untuk menuju bus yang telah disiapkan, sementara beberapa jemaah lainnya menjalani pemeriksaan kesehatan awal sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Padang.
Penyambutan dilakukan oleh Bupati Agam Beni Warlis, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat Amrizal, jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang, serta jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Agam.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, Amrizal, menyampaikan rasa syukur atas tibanya seluruh jemaah dalam kondisi selamat.
“Alhamdulillah jemaah Kloter 06 telah tiba kembali di Tanah Air dalam keadaan selamat. Kami bersyukur proses kedatangan berjalan lancar dan jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam kondisi sehat,” ujar Amrizal.
Data PPIH Debarkasi Padang mencatat jumlah penumpang dalam Kloter 06 sebanyak 391 orang. Rinciannya terdiri atas 308 jemaah asal Kabupaten Agam, 77 jemaah asal Kota Padang Panjang, empat petugas kloter, dan dua Petugas Haji Daerah (PHD).
Kloter ini juga memiliki jumlah jemaah lanjut usia yang cukup besar. Sebanyak 117 orang berusia 65 tahun ke atas tercatat berada dalam rombongan tersebut sehingga memerlukan perhatian dan pendampingan khusus selama proses perjalanan pulang.
Meski proses pemulangan berlangsung lancar, terdapat dua jemaah yang belum dapat kembali bersama rombongan karena alasan kesehatan. Keduanya masih menjalani perawatan di Arab Saudi setelah mengalami gangguan kesehatan menjelang keberangkatan menuju Indonesia.
Ketua Kloter 06, Editiawarman, menjelaskan bahwa kedua jemaah tersebut sebenarnya berada dalam kondisi baik saat meninggalkan hotel menuju Bandara Jeddah. Namun, kondisi kesehatan mereka memburuk setelah tiba di bandara sehingga harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Secara umum proses pemulangan berjalan lancar. Namun kami juga menyayangkan ada dua jemaah yang belum bisa pulang bersama kloter karena harus menjalani perawatan. Kita doakan semoga keduanya segera pulih dan dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat,” kata Editiawarman.
Dua jemaah yang kepulangannya tertunda tersebut adalah Syafruddin Sutan Badarun (62 tahun) dan Emma Yuliati (57 tahun). Keduanya merupakan jemaah asal Kota Padang Panjang.
Di balik tertundanya kepulangan dua jemaah tersebut, Kloter 06 juga membawa kabar menggembirakan. Seluruh jemaah yang mengikuti perjalanan ibadah haji dilaporkan berada dalam kondisi sehat dan tidak ada satu pun jemaah yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji.
Editiawarman turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah sejak keberangkatan hingga proses pemulangan ke Tanah Air.
“Alhamdulillah seluruh proses pelayanan berjalan baik. Ini tentu berkat kerja sama semua pihak, mulai dari petugas kloter, tenaga kesehatan, petugas haji daerah, hingga para ketua rombongan dan ketua regu yang selalu mendampingi jemaah,” ujarnya.
Dengan tibanya Kloter 06 di Padang, jumlah jemaah dan petugas Embarkasi Padang yang telah kembali ke Indonesia kini mencapai 2.342 orang. PPIH Debarkasi Padang masih melanjutkan tahapan pemulangan kloter-kloter berikutnya hingga seluruh jemaah haji dapat kembali ke daerah asal masing-masing dengan aman dan lancar.
Kedatangan Kloter 06 menjadi bagian dari rangkaian pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang tahun 2026 yang terus berlangsung.
Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, suasana syukur dan kebahagiaan tetap terasa ketika para jemaah akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. (*)
















