KA Pariaman Ekspres Banjir Penumpang: Tren Wisata Kereta Api di Pesisir Sumbar

KA Pariaman Ekspres Banjir Penumpang: Tren Wisata Kereta Api di Pesisir Sumbar

Ribuan masyarakat berbondong-bondong menaiki Kereta Api Pariaman Ekspres selama masa lebaran Idul Fitri tahun 2025. (Dok. KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang - Kereta Api (KA) Pariaman Ekspres kembali membuktikan diri sebagai transportasi publik favorit masyarakat Sumatera Barat (Sumbar), terutama kalangan wisatawan yang hendak menikmati keindahan pantai di Kota Pariaman.

Kombinasi tarif ekonomis dan kenyamanan perjalanan menjadikan moda transportasi ini pilihan utama bagi pelancong, baik yang berasal dari daerah setempat maupun pengunjung dari luar provinsi.

"Sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran 2025, jumlah penumpang KA yang turun di Stasiun Pariaman telah mencapai 11.000 orang," kata Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, M Reza Fahlepi, Rabu (2/4/2025).

Menurut Reza, popularitas Kereta Api Pariaman Ekspres tidak lepas dari keunggulannya dalam menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan ekonomis bagi masyarakat yang ingin mengunjungi destinasi wisata populer di Pariaman seperti Pantai Gandoriah, Pantai Kata, hingga berbagai destinasi kuliner khas daerah tersebut.

Data terbaru yang dirilis PT KAI Divre II Sumbar menunjukkan tren peningkatan penjualan tiket yang signifikan.

Berdasarkan update Rabu (2/4/2025), volume penjualan tiket KA Lokal di wilayah Divre II Sumbar selama masa Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025 telah mencapai 78.501 tiket.

Perlu dicatat bahwa angka ini masih dapat berubah mengingat proses penjualan yang masih berlangsung.

Khusus untuk KA Pariaman Ekspres yang melayani rute Paulima-Naras, penjualan tiket telah mencapai 65.934 tiket.

Bahkan untuk hari ini saja, berdasarkan data yang dikumpulkan hingga pukul 10.00 WIB, jumlah penjualan tiket KA Pariaman Ekspres mencapai 6.150 tiket.

"Untuk mempermudah pengguna jasa kereta api, tiket kereta api Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Untuk pemesanan hari ini, pelanggan sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 2 April hingga 9 April 2025," kata Reza.

Dia juga menambahkan bahwa penjualan tiket kereta api dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yaitu H-7 sebelum keberangkatan.

Jadwal Pemesanan dan Keberangkatan

PT KAI Divre II Sumbar telah menyusun jadwal pemesanan dan keberangkatan KA sebagai berikut:

  • 2 April 2025: Keberangkatan 2 April–9 April 2025 (H+1 s.d. H+8)
  • 3 April 2025: Keberangkatan 3 April–10 April 2025 (H+2 s.d. H+9)
  • 4 April 2025: Keberangkatan 4 April–11 April 2025 (H+2 s.d. H+10)
  • 5 April 2025: Keberangkatan 5 April–12 April 2025 (H+3 s.d. H+11)
  • 6 April 2025: Keberangkatan 6 April–13 April 2025 (H+4 s.d. H+12)
  • 7 April 2025: Keberangkatan 7 April–14 April 2025 (H+5 s.d. H+13)
  • 8 April 2025: Keberangkatan 8 April–15 April 2025 (H+6 s.d. H+14)

KA Pariaman Ekspres yang melayani rute Paulima–Naras, termasuk jalur Padang-Pariaman, menawarkan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

Sepanjang perjalanan, para penumpang dimanjakan dengan panorama pesisir pantai yang menakjubkan serta pemandangan pedesaan khas Sumatera Barat yang asri.

Tidak hanya menjadi pilihan wisatawan untuk berekreasi, KA Pariaman Ekspres juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat Sumbar yang bekerja atau berdagang di antara kota-kota yang dilewatinya.

Hal ini menjadikan kereta api ini sebagai tulang punggung transportasi di wilayah pesisir barat Sumatera.

PT KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan KA Pariaman Ekspres agar semakin nyaman dan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dengan keunggulannya sebagai transportasi wisata yang ekonomis dan nyaman, KA Pariaman Ekspres terus memperkuat posisinya sebagai ikon perjalanan wisata di Sumbar.

Pelayanan Prima

Dalam kesempatan tersebut, M Reza Fahlepi juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa Angkutan Lebaran.

Ia menegaskan bahwa perusahaan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

"KAI berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2025. Dengan layanan yang semakin baik, kami berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat pada momen Lebaran nanti," pungkasnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal perjalanan KA serta pengembalian tiket, pelanggan dapat menghubungi KAI melalui beberapa platform berikut:

(red)

Baca Juga

Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Petugas KAI Divre II Sumbar menunjukkan barang-barang tertinggal milik penumpang yang diamankan melalui layanan Lost and Found di stasiun.
Barang Tertinggal di Kereta Api Sumbar Bernilai Puluhan Juta Berhasil Kembali ke Pemilik
KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.
Jelang Akhir Libur Sekolah, KAI Divre II Sumbar Masih Siapkan 18.122 Tiket Kereta Lokal
Kepala KAI Divre II Sumbar bersama jajaran manajemen, Tim Safety Committee Divre II Sumbar, dan Tim Keselamatan Kantor Pusat KAI mengikuti Rapat Safety Committee Perdana Juli 2026 di Ruang Rapat Buya Hamka sebagai upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Upaya KAI Divre II Sumbar Kejar Nol Kejadian dan Insiden
Kereta Api Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri puncak Festival Tabuik.
Libur Sekolah 2026, KAI Sumbar Catat Rekor Penjualan Tiket hingga 10.283 Penumpang Sehari
Petugas KAI Divre II Sumbar berada di kawasan Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya yang menjadi perhatian terkait kondisi jalan dan keselamatan pengguna jalan.
Kondisi Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya Dikeluhkan, KAI Divre II Sumbar Dorong Percepatan Penanganan