Jembatan Gantung Bintungan di Pesisir Selatan Segera Dibangun, Akses Warga Kembali Terhubung

Jembatan Gantung Bintungan di Pesisir Selatan Segera Dibangun, Akses Warga Kembali Terhubung

Jembatan Gantung Bintungan di Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan dipastikan akan segera dibangun kembali. (Foto: Dinas PUTR Pessel)

Sumbardaily.com - Jembatan Gantung Bintungan di Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan dipastikan akan segera dibangun kembali. Kepastian tersebut menjadi kabar yang telah lama dinantikan masyarakat karena jembatan itu merupakan akses utama yang menunjang aktivitas sehari-hari warga.

Informasi tersebut disampaikan melalui laman resmi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan yang dikutip pada Senin (27/7/2026).

Dalam keterangannya, Dinas PUTR Kabupaten Pesisir Selatan menyebutkan, "Jembatan Gantung Bintungan yang menjadi akses vital penyeberangan masyarakat sekitar dipastikan segera dibangun kembali dalam waktu dekat."

Menurut Dinas PUTR, pembangunan kembali jembatan tersebut menjadi langkah penting karena selama ini jembatan berfungsi sebagai penghubung utama antarwilayah. "Keberadaan jembatan gantung tersebut merupakan yang sangat penting, tidak hanya sebagai jalur penghubung antarwilayah, tetapi juga sebagai urat nadi perekonomian dan akses pendidikan anak-anak sekolah," demikian kutipan dari laman resmi tersebut.

Dinas PUTR juga menjelaskan bahwa Jembatan Gantung Bintungan Pelangai Gadang sebelumnya rusak hingga hanyut akibat bencana alam. Kondisi tersebut membuat penyeberangan warga menjadi berisiko dan menghambat berbagai aktivitas masyarakat.

"Jembatan Gantung Bintungan Pelangai Gadang rusak/hanyut akibat bencana alam dan sangat membahayakan keselamatan warga yang melintas," tulis Dinas PUTR.

Akibat kerusakan itu, aktivitas masyarakat sempat terganggu. Petani kesulitan membawa hasil panen, sedangkan para pelajar harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk mencapai sekolah.

Pembangunan kembali jembatan tersebut diharapkan mampu menghubungkan kembali dua wilayah sehingga arus transportasi masyarakat menjadi lebih lancar dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, distribusi hasil pertanian dan komoditas lokal diharapkan kembali normal setelah akses penyeberangan pulih. Mobilitas masyarakat juga diproyeksikan semakin efektif karena waktu tempuh menuju sekolah maupun layanan kesehatan dapat dipersingkat.

Pemerintah daerah bersama dinas terkait terus berkoordinasi agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Dinas PUTR menegaskan proses konstruksi akan memperhatikan aspek keselamatan agar memiliki daya tahan terhadap kondisi sungai.

"Pemerintah daerah bersama pihak dinas terkait terus berkoordinasi untuk memastikan proses pengerjaan konstruksi jembatan gantung ini berjalan cepat, tepat, dan memenuhi standar keselamatan yang kokoh agar tahan terhadap luapan air sungai di masa mendatang," demikian keterangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan. (*)

Baca Juga

Hutama Karya dan 3 BUMN Bangun 40 Biopori Jumbo, Bisa Olah 400 Kg Sampah per Hari
Hutama Karya dan 3 BUMN Bangun 40 Biopori Jumbo, Bisa Olah 400 Kg Sampah per Hari
Pemprov Sumbar Bentuk Tim Khusus Usut Rekaman Video yang Diduga Libatkan Kabiro PBJ
Pemprov Sumbar Bentuk Tim Khusus Usut Rekaman Video yang Diduga Libatkan Kabiro PBJ
Dirut Perumda Air Minum Padang Buka Suara soal Air Keruh dan Tuntutan Dicopot
Dirut Perumda Air Minum Padang Buka Suara soal Air Keruh dan Tuntutan Dicopot
Pemkab Dharmasraya Lakukan Penyegaran, 10 Pejabat Administrator Dilantik
Pemkab Dharmasraya Lakukan Penyegaran, 10 Pejabat Administrator Dilantik
Kepala DLH Kota Padang Fadelan Fitra Masta menyampaikan program perekrutan 60 Penggerak Pilah di Kantor DLH Padang.
DLH Padang Rekrut Mahasiswa Awasi Kebiasaan Buang Sampah, Masyarakat yang Abaikan Bisa Kehilangan Subsidi
Massa Garda Muda Merah Putih menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Perumda Air Minum Kota Padang.
Massa Desak Dirut Perumda Air Minum Padang Dicopot, Singgung Soal Air Keruh hingga Kenaikan Tarif