Masih ada peluang untuk menjadi mahasiswa baru Universitas Andalas (Unand) tahun 2023. Pasalnya, Unand membuka jalur Seleksi Mandiri (SIMA).
Kuota yang disediakan sebanyak 2.387 dan mulai dibuka mulai 15 Juni 2023.
Wakil Rektor I Unand Prof Mansyurdin menjelaskan, kuota yang disediakan di antaranya SIMA Akademik nilai UTBK sebanyak 770 orang.
Lalu SIMA Akademik ujian tertulis sebanyak 1.154 orang, SIMA prestasi, kerja sama, disabilitas 428 orang dan SIMA Kelas Internasional 40 orang.
“Tahun ini kami menyediakan daya tampung sebesar 42 persen penerimaan mahasiswa baru jalur SIMA Unand ini,” kata Mansyurdin dalam keterangannya dikutip, Jumat (9/6/2023).
Baca Juga:
Lirik Lagu Minang Sananglah Uda Ditangan Urang – Kintani
Secara total Unand menerima 7.350 orang melalui tiga jalur. Antara lain 27 persen Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 41 persen jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 42 persen Seleksi Mandiri.
“Kuota ini juga akan bertambah setelah ditambahkan Prodi Sarjana Arsitektur Fakultas Teknik dan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” ujar Mansyurdin.
Untuk Ekonomi Islam, lanjut Manayurdin, telah disetujui Senat Akademik Universitas (SAU) dan telah dikirim untuk memenuhi standar akreditasi, menjelang tanggal 20 Juni 2023 akan keluar akreditasi minimunnya.
Sementara untuk SIMA Kelas Internasional diisi oleh mahasiswa Warga Negara Indonesia (WNI) namun proses belajar juga ada ke luar negeri dengan perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan Unand.
Baca Juga:
Semen Padang-KLHK Dukung Pengembangan KUPS
Pengalaman belajar mahasiswa di perguruan tinggi luar negeri dapat ditempuh melalui program credit earning atau pengumpulan kredit paling sedikit dua semester.
Selain itu program join degree (gelar bersama) atau program double degree atau dual degree (gelar ganda reguler).
Saat ini baru tiga Prodi yang menyelenggarakan SIMA Kelas Internasional ini yakni Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
“Transportasi keberangkatan dan kepulangan serta biaya hidup dapat ditanggung Unand jika beban belajar yang dilaksanakan di perguruan tinggi luar negeri minimal 20 SKS per semester,” Mansyurdin. (ril)















