Sumbardaily.com, Jakarta - Menjelang perayaan Natal, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memilih jalur yang berbeda dalam memaknai keandalan layanan.
Tidak semata berbicara soal jaringan dan teknologi, perusahaan telekomunikasi ini menghadirkan program Indosat Berbagi Kasih sebagai wujud konkret kepedulian sosial kepada anak-anak dari komunitas rentan di berbagai wilayah Indonesia.
Program tersebut menjadi ruang aktualisasi nilai kemanusiaan, inklusivitas, serta semangat gotong royong yang selama ini diusung IOH.
Melalui inisiatif ini, IOH ingin menunjukkan bahwa keandalan bukan hanya soal performa layanan, melainkan juga konsistensi untuk hadir dan memberi arti ketika masyarakat membutuhkan, khususnya di momen penuh makna seperti Natal.
Director and Chief Human Resource Officer IOH, Irsyad Sahroni mengatakan, pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang lebih manusiawi dengan masyarakat.
“Bagi kami, keandalan tidak hanya diukur dari kualitas layanan, tetapi juga dari konsistensi untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Melalui dukungan sederhana namun berarti bagi anak-anak dari komunitas rentan, kami berharap dapat menambah hangat dan menghadirkan senyum di momen perayaan Natal,” ujarnya, Senin (22/12/2025).
Inisiatif Indosat Berbagi Kasih bukanlah program yang berdiri sendiri. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dijalankan pada tahun sebelumnya dan kembali digulirkan pada Desember 2025 dengan jangkauan yang lebih luas.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi antara Sarana Kerohanian Kristen (SKK) Indosat dan ribuan karyawan Indosat yang dikenal sebagai Hiro, yang secara sukarela terlibat dengan semangat berbagi.
Sepanjang Desember 2025, program ini difokuskan untuk menjangkau lebih banyak wilayah, terutama daerah-daerah yang jauh dari pusat kota.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kehangatan Natal tidak hanya dirasakan di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau anak-anak di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Dalam implementasinya, IOH menggalang kontribusi berupa barang baru maupun barang layak pakai. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan sekolah, pakaian, hingga berbagai kebutuhan esensial lainnya yang dibutuhkan anak-anak.
Untuk mempermudah partisipasi, IOH menyediakan sejumlah kanal donasi, mulai dari donation drop boxes di beberapa titik hingga opsi pembelian hadiah melalui katalog yang terintegrasi dengan transaksi digital.
Seluruh donasi yang terkumpul kemudian disalurkan ke panti asuhan di berbagai daerah Indonesia. Sejumlah wilayah yang menjadi tujuan distribusi mencakup daerah-daerah terpencil seperti Nabire, Sentani, Jayapura, dan Timika.
Dalam proses ini, para Hiro tidak hanya berperan sebagai donatur, tetapi juga terlibat langsung dalam pengelolaan dan distribusi bantuan, guna memastikan setiap donasi tersalurkan dengan baik dan memberikan dampak nyata.
Keterlibatan langsung karyawan tersebut menjadi bagian penting dari filosofi program. IOH memandang kolaborasi sebagai kunci untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di internal perusahaan.
"Melalui Indosat Berbagi Kasih, nilai-nilai perusahaan tidak berhenti pada jargon, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat," ujar Irsyad.
Irsyad menambahkan, inisiatif ini mencerminkan implementasi nilai-nilai inti perusahaan telekomunikasi tersebut.
“Inisiatif ini mencerminkan penerapan nilai-nilai perusahaan secara nyata, Sepenuh Hati dalam memberi dukungan yang tulus, Bersinar melalui aksi yang membawa inspirasi, dan Bersama Lebih Baik karena kolaborasi selalu menghasilkan dampak yang lebih kuat,” tuturnya. (red)
















