Gempa di Jalur Megathrust Mentawai, Masyarakat Diminta Waspada

Gempa bumi berkekuatan 5,9 Magnitudo dan 6,4 Magnitudo mengguncang wilayah Sumatera Barat, Senin (29/8/2022).

Gempa terjadi dalam rentang waktu pukul 05.34-10.34 WIB, dengan titik lokasi yang sama di Barat Laut Kepulauan Mentawai.

Kepala Stasiun BMKG Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi menjelaskan, dua gempa tersebut merupakan gempa pada jalur Megathrust Mentawai.

“Itu gempa di jalur Megathrust Mentawai. Di zona yang sama,” kata Suaidi dihubungi via telefon, Senin (29/8/2022).

Baca Juga:

Cerita Rama Hanafi Saputra Buka Bisnis Ranah Tobacco, Modal dari Uang Sendiri

LBH Padang Apresiasi Vonis Bebas Terdakwa Kasus Korupsi Ganti Rugi Lahan Tol, Ini Alasannya

Meski tak berpotensi tsunami, namun menurut Suaidi, gempa itu membuktikan segmen Megathrust aktif.

Masyarakat diminta waspada. Pasalnya, Megathrust Mentawai berpotensi menimbulkan gempa berkekuatan 8,9 Magnitudo.

“Ini kita khawatirkan. Magnitudo 8,9 pada zona yang sama itu memang belum keluar, jadi masyarakat kita minta waspada tapi tidak panik,” ujar Suaidi. (red)

Baca Juga

81 Tahun Sumbar, Capaian Pembangunan Berjalan di Tengah Risiko Bencana
81 Tahun Sumbar, Capaian Pembangunan Berjalan di Tengah Risiko Bencana
653 Sekolah Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Kembali Belajar
653 Sekolah Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Kembali Belajar
Kisah Hafiz Sumbar di MTQN 2026, Muslim Hafal 30 Juz Sejak Usia 10 Tahun
Kisah Hafiz Sumbar di MTQN 2026, Muslim Hafal 30 Juz Sejak Usia 10 Tahun
Porprov XVI Sumbar Digelar Oktober 2026, Mentawai Kebagian 5 Cabang Olahraga
Porprov XVI Sumbar Digelar Oktober 2026, Mentawai Kebagian 5 Cabang Olahraga
Daffa Hadaya Hafal 30 Juz, Tak Bisa Melihat Sejak Lahir Kini Wakili Sumbar di MTQ Nasional
Daffa Hadaya Hafal 30 Juz, Tak Bisa Melihat Sejak Lahir Kini Wakili Sumbar di MTQ Nasional
Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Terbaru: Exit di Pasar Amor, Kubang Putih Tak Lagi Dilewati
Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Terbaru: Exit di Pasar Amor, Kubang Putih Tak Lagi Dilewati