Sumbardaily.com, Padang - Sinyal kemunculan Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebagai pesaing Wakil Gubernur (Wagub) Vasko Ruseimy sempat menghangatkan suhu Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat (Sumbar).
Isu pencalonannya beredar kencang, bahkan kehadiran Fadly sempat terpantau di sekitar arena musyawarah, meski hanya dari balik kaca mobil.
Musyawarah tersebut digelar di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Sumbar, dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum IPSI Sumbar periode 2025–2029.
Namun, hingga proses pemilihan ditutup, Fadly Amran urung menyatakan diri maju sebagai calon.
Sementara itu, kubu Vasko Ruseimy telah mengunci dukungan solid dari 15 dari total 19 pengurus cabang IPSI se-Sumatera Barat—setara 80 persen suara. Dukungan masif ini secara otomatis menggugurkan peluang calon lain.
Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta tata tertib yang berlaku, seorang calon dapat ditetapkan sebagai Ketua Umum secara aklamasi apabila memperoleh minimal 50 persen plus satu suara. Dengan capaian itu, Vasko resmi melenggang tanpa lawan.
Ketua Panitia, Martias Wanto, menyebut jalannya musyawarah berlangsung lancar, penuh dinamika, namun tetap hangat dalam semangat kekeluargaan.

“Alhamdulillah, Musyawarah Provinsi IPSI Sumbar selesai dengan lancar. Dinamikanya luar biasa, namun tetap dalam suasana kekeluargaan,” ujar Martias Wanto
Ia menambahkan, “Hari ini, Pak Vasko mendapat dukungan dari 15 pengurus cabang. Artinya, beliau telah memenuhi syarat dan sah secara aklamasi sebagai Ketua Umum IPSI Sumbar periode 2025–2029.”
Silat Masuk Sekolah, Vasko Usung Program Identitas Minang
Sebagai Ketua terpilih, Vasko membawa visi membangkitkan kembali nilai-nilai silat sebagai bagian dari jati diri masyarakat Minangkabau.
Salah satu program strategis yang ia usung adalah menjadikan silat tradisi sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di tingkat SLTA.
Program ini dinilai relevan untuk membangkitkan kembali semangat persilatan sejak dini dan memperkuat posisi silat sebagai warisan budaya di Sumatera Barat.
Ketua IPSI Sumbar demisioner periode 2022–2025, Supardi, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan baru.
“Selamat kepada Vasko yang terpilih secara aklamasi. Visi dan misinya luar biasa, dengan tekad membangkitkan kembali ‘batang terendam’. Silat bukan sekadar olahraga—silat adalah jati diri orang Minang,” tegas Supardi.
“Kami yakin, di tangan Vasko, silat di Sumatera Barat akan bangkit dan menjadi kekuatan besar bagi generasi muda ke depan,” tutupnya. (red)
















