Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjadikan rapat bulanan sebagai ruang evaluasi serius terhadap capaian kinerja sekaligus strategi percepatan program prioritas.
Dalam rapat yang digelar di Balai Kota Aia Pacah, Senin (6/4/2026), sejumlah catatan penting mengemuka, terutama terkait efektivitas pelaksanaan program hingga persoalan kebersihan lingkungan pemukiman.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota, Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota (Wawako) Maigus Nasir ini secara khusus membahas evaluasi kinerja Triwulan I tahun 2026.
Selain itu, forum tersebut juga difokuskan untuk mendorong percepatan realisasi program-program prioritas Pemko Padang agar berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Menariknya, rapat tidak hanya diwarnai dengan pembahasan teknis, tetapi juga diawali dengan apresiasi terhadap capaian kinerja perangkat daerah.
Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang menerima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Wali Kota Padang menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh Organisasi Perangkat D9aerah (OPD), bukan sekadar prestasi simbolik.
“Kita mengapresiasi capaian WBK ini. Jangan sampai ini hanya menjadi prestasi satu OPD, tetapi menjadi contoh bagi seluruh jajaran untuk terus membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan profesional,” ujar Fadly Amran.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa rapat bulanan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum refleksi terhadap capaian kinerja.
Evaluasi triwulan disebutnya sebagai instrumen penting untuk mengidentifikasi kelemahan sekaligus mempercepat implementasi program.
“Kita harus memastikan setiap program berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Evaluasi ini menjadi dasar untuk melakukan percepatan, sehingga target pembangunan dapat tercapai secara optimal,” katanya.
Dalam rapat tersebut, perhatian juga diarahkan pada persoalan yang langsung dirasakan masyarakat, salah satunya terkait kebersihan kota.
Meski kawasan protokol dinilai relatif terjaga, kondisi lingkungan pemukiman masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditingkatkan.
“Jalan-jalan atau kawasan protokol relatif bersih karena sudah diatasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Namun wilayah permukiman perlu ditingkatkan lagi. Camat koordinasikan hal ini ke Lurah hingga RW dan RT. Apalagi sekarang sedang dilakukan penilaian Padang Rancak Award,” katanya.
Sementara itu, Wawako Padang, Maigus Nasir menyoroti pentingnya sinergi antar perangkat daerah sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pemerintahan. Ia menilai, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh satu OPD, melainkan kolaborasi lintas sektor.
“Kunci keberhasilan ada pada kolaborasi. Seluruh OPD harus saling mendukung dan bergerak bersama agar program-program prioritas dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara luas,” ungkap Maigus Nasir.
Rapat bulanan ini, ucap Maigus, diposisikan sebagai forum strategis untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan efektif dan efisien.
"Dengan evaluasi yang berkelanjutan, Pemko Padang berupaya menjaga konsistensi kinerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh," tuturnya. (*)
















