Sumbardaily.com, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi telah mengumumkan penunjukan Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya komprehensif untuk mendorong peningkatan kualitas dan standar performa sepak bola tanah air ke level yang lebih tinggi.
Jordi Cruyff hadir dengan membawa latar belakang sepak bola kelas dunia yang mengesankan. Putra legenda sepak bola Johan Cruyff ini memiliki rekam jejak yang kaya akan pengetahuan dan pengalaman di berbagai aspek industri sepak bola.
Sebelumnya, ia pernah menduduki posisi penting sebagai Sporting Director di klub elite Eropa, FC Barcelona, serta mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Pelatih di Shenzhen FC dan Chongqing Dangdai Lifan yang berkompetisi di Liga Sepak Bola Tiongkok.
Karier bermain Jordi juga tidak kalah gemilang. Ia pernah memperkuat dua klub terkemuka dunia, FC Barcelona dan Manchester United, yang dikenal sebagai institusi sepak bola dengan standar tertinggi.
Selain itu, Jordi juga memiliki pengalaman internasional sebagai pemain Tim Nasional Belanda. Kombinasi wawasan global dan pemikiran strategisnya dinilai akan bersinergi dengan sempurna dalam mendukung visi jangka panjang yang diusung PSSI.
"Dengan bangga kami menyambut Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis PSSI yang baru," ucap Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam keterangan resminya, Selasa (25/2/2025).
Erick menambahkan, Patrick Kluivert dan Jordi saling mengenal dengan baik. Ketika Kluivert merekomendasikan Jordi, ia merasa sangat bahagia. Pengalaman Jordi yang komprehensif sebagai pemain elite dan pelatih profesional akan menjadi aset berharga dalam membangun fondasi masa depan sepak bola Indonesia.
"Terus terang, menghadirkan sosok dengan kualifikasi sekaliber Jordi bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, komitmennya untuk terlibat dalam pengembangan sepak bola Indonesia patut mendapat apresiasi tinggi, karena Jordi menunjukkan keseriusan yang luar biasa untuk berkontribusi memajukan ekosistem sepak bola kita," jelasnya.
Dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Teknis, pria berusia 51 tahun tersebut akan memberikan masukan strategis dan arahan teknis bagi pengembangan sepak bola Indonesia. Ia akan bekerja berdampingan dengan Direktur Teknis yang akan ditunjuk kemudian.
Fokus utama perannya akan mencakup beberapa aspek fundamental, di antaranya pengembangan metodologi pelatihan modern, penguatan program pengembangan grassroots, penyempurnaan jenjang karier bagi pemain elite, serta peningkatan sistem teknis secara komprehensif.
"Saya sangat bersemangat dengan tantangan baru ini," ungkap Jordi Cruyff menanggapi penunjukannya. "Saya tidak sabar untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki demi kemajuan standar sepak bola Indonesia. Talenta alami sudah tersedia melimpah di negara ini. Dengan struktur yang solid dan dukungan yang tepat, Indonesia memiliki potensi untuk mewujudkan capaian yang signifikan di kancah sepak bola dunia," tambahnya dengan optimisme.
Kehadiran Jordi mendapat sambutan positif dari Patrick Kluivert, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pelatih Tim Nasional Putra Senior Indonesia. Kluivert mengekspresikan antusiasmenya untuk berkolaborasi dengan rekan senegaranya tersebut.
"Hadirnya sosok dengan kualifikasi sekaliber Jordi di federasi akan menjadi katalisator yang mempercepat perkembangan sepak bola Indonesia. Saya sangat antusias untuk berkolaborasi dengannya dalam upaya memperkuat fondasi sepak bola nasional dan mendorong para pemain Indonesia mencapai level performa yang lebih tinggi," jelas Patrick.
Penunjukan Jordi Cruyff menegaskan komitmen PSSI dalam membangun struktur organisasi yang kuat untuk mendukung visi jangka panjang. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan sepak bola yang diperhitungkan di level kompetisi yang lebih tinggi, baik regional maupun internasional. (red)
















