Bantu Pulihkan Galodo Solok, Hutama Karya Grup Kerahkan Alat Berat dan Bantuan Logistik

Bantu Pulihkan Galodo Solok, Hutama Karya Grup Kerahkan Alat Berat dan Bantuan Logistik

Hutama Karya Grup menyalurkan bantuan logistik dan mengerahkan alat berat untuk mempercepat pemulihan warga terdampak bencana galodo di Solok. (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com – Upaya mempercepat pemulihan kawasan terdampak banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok dilakukan PT Hutama Karya (Persero) bersama anak perusahaannya. Sejak Selasa (22/9/2026), Hutama Karya Grup mengerahkan tim tanggap darurat, sejumlah armada alat berat, hingga bantuan logistik pangan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap secara berturut-turut. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pembersihan material sisa banjir bandang sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang terdampak.

Dalam penanganan kondisi darurat tersebut, Hutama Karya bekerja bersama PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dan PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL). Pelaksanaan bantuan menjadi bagian dari pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang diarahkan untuk mendukung pemulihan kondisi fisik kawasan serta menjaga stabilitas sosial masyarakat setelah bencana.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan keterlibatan perusahaan di lokasi bencana merupakan bentuk kepedulian dan keberpihakan korporasi terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat.

"Sebagai bagian dari keluarga besar BUMN yang beroperasi di wilayah Sumatera Barat, perseroan berkomitmen tidak hanya hadir membangun infrastruktur fisik, melainkan juga tanggap berada di garda depan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan dalam kondisi darurat. Mobilisasi armada berat secara bertahap serta penyaluran paket pangan ini diarahkan untuk mempercepat pembersihan puing-puing material lumpur dan bebatuan agar aksesibilitas warga segera pulih," ujar Hamdani, dalam keterangannya dikutip Kamis (24/9/2026).

Dua Tahap Pengerahan Alat Berat

Dukungan operasional untuk penanganan dampak banjir bandang tersebut dilakukan melalui dua gelombang pengerahan armada ke lokasi terdampak.

Pada tahap pertama, bantuan tiba di lokasi atau onsite pada pukul 15.15 WIB. Pada pengerahan awal ini, Hutama Karya Grup mengirimkan satu unit excavator yang digunakan untuk membantu membersihkan endapan lumpur. Pada tahap yang sama, perusahaan juga menyalurkan paket sembako berisi bahan pangan pokok bagi masyarakat terdampak.

Penanganan kemudian diperkuat melalui pengerahan tahap kedua. Armada tambahan tiba di lokasi pada pukul 23.54 WIB untuk mendukung proses pembersihan material yang lebih tebal serta bongkahan keras yang berada di kawasan terdampak.

Pada tahap kedua tersebut, perusahaan mengerahkan dua unit Breaker PC 200, tiga unit Exca Bucket, enam unit Dump Truck (DT), dan satu Water Tank.

Pengerahan sejumlah alat berat tersebut ditujukan untuk mempercepat proses pembersihan material banjir bandang sehingga kondisi kawasan dapat segera ditangani dan aksesibilitas masyarakat berangsur pulih.

Bantuan Dipusatkan di Arosuka

Penyaluran bantuan dan dukungan alat berat dipusatkan di Kompleks Perkantoran dan Perumahan Arosuka, Kabupaten Solok. Kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang mengalami dampak cukup parah akibat luapan air serta timbunan material yang terbawa banjir.

Dalam pelaksanaan penanganan bencana, Hutama Karya Grup melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, pemerintah daerah setempat, serta para pemangku kepentingan terkait.

Koordinasi dilakukan agar pengerahan armada maupun distribusi bantuan logistik dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, dukungan yang diberikan diharapkan dapat tepat sasaran sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan terdampak.

Kehadiran tim tanggap darurat dan pengerahan armada alat berat tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mendukung proses pemulihan pascabencana. Selain membantu membersihkan material banjir, penyaluran paket pangan juga diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.

Komitmen tanggap bencana yang dijalankan Hutama Karya Grup turut mempertegas peran perusahaan di bawah naungan PT Hutama Karya (Persero) dan PT Danantara Asset Manajemen (Persero) dalam menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Langkah tersebut juga disebut sejalan dengan amanat Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023. Selain itu, upaya penanganan bencana tersebut mendukung pilar Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat perlindungan sosial dan ketangguhan menghadapi bencana.

Dari sisi pembangunan berkelanjutan, aksi tersebut juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Dukungan tersebut berkaitan dengan SDGs Nomor 11 mengenai Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta SDGs Nomor 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui pengerahan tim, alat berat, dan bantuan pangan secara bertahap, Hutama Karya Grup berupaya mendukung penanganan dampak banjir bandang di Kabupaten Solok, terutama dalam mempercepat pembersihan material sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi terdampak. (*)

Baca Juga

Galodo Solok, Gibran Minta Forkopimda Perkuat Penanganan dan Waspada Bencana Susulan
Galodo Solok, Gibran Minta Forkopimda Perkuat Penanganan dan Waspada Bencana Susulan
Gibran Temui Korban Galodo Solok, Rumah Rusak Akan Dibangun Kembali
Gibran Temui Korban Galodo Solok, Rumah Rusak Akan Dibangun Kembali
Tinjau Galodo Solok, Gibran Minta Percepat Perbaikan Akses dan Layanan Publik
Tinjau Galodo Solok, Gibran Minta Percepat Perbaikan Akses dan Layanan Publik
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Tim SAR gabungan menyelesaikan operasi pencarian korban banjir bandang Solok setelah korban kedua, Agusra, ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026).
Korban Kedua Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Tim SAR Gabungan Tetap Siaga