Sumbardaily.com, Padang – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) kembali mencatat prestasi membanggakan di dunia perbankan nasional. Bank syariah pertama di Indonesia ini meraih penghargaan kategori “The Most Transaction Growth in Digital Channel” dalam ajang Members Meeting & ATM Bersama Awards 2025 yang digelar PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) di Manado, Sulawesi Utara.
Penghargaan tersebut diberikan karena Bank Muamalat berhasil mencetak pertumbuhan transaksi digital tertinggi melalui berbagai kanal layanan, mulai dari mobile banking, internet banking, hingga transfer antarbank berbasis QR dan BI Fast. Pencapaian ini menjadi bukti keseriusan Bank Muamalat dalam memperkuat ekosistem digital syariah sekaligus menghadirkan layanan yang inklusif, efisien, dan sesuai kebutuhan nasabah.
SEVP Operations Bank Muamalat, Dedy Suryadi Dharmawan, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin dinamis. Bank Muamalat, kata dia, terus berkomitmen mengembangkan produk dan layanan digital agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
“Nasabah, terutama generasi muda, saat ini membutuhkan layanan perbankan yang praktis, cepat, nyaman, sekaligus aman. Karena itu, kami secara konsisten melakukan penguatan serta pengembangan di berbagai platform digital yang dimiliki Bank Muamalat,” ujar Dedy.
Hingga Juli 2025, aplikasi mobile banking Muamalat DIN mencatat sekitar 17,6 juta transaksi, meningkat 26,7 persen year-on-year. Aplikasi tersebut juga telah diunduh lebih dari satu juta kali dengan menyediakan lebih dari 250 fitur layanan. Pencapaian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya pada transformasi digital yang dilakukan oleh Bank Muamalat.
Meski begitu, Dedy menekankan bahwa keberhasilan layanan digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi dan kelengkapan fitur, tetapi juga kesiapan penggunanya. Oleh karena itu, Bank Muamalat aktif melakukan edukasi kepada nasabah dan masyarakat luas tentang pentingnya menjaga keamanan saat bertransaksi.
“Transaksi digital saat ini sudah lintas batas dan multi sektor. Untuk itu, kami selalu mengimbau agar nasabah berhati-hati dan bijak saat menggunakan layanan digital. Edukasi terkait keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan,” ujarnya.
Penghargaan dari Artajasa ini dinilai sebagai pengakuan bahwa arah transformasi digital Bank Muamalat sudah berada di jalur yang tepat. Lebih dari itu, pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi bank syariah di Indonesia dalam menghadirkan layanan keuangan modern yang kompetitif.
Sebagai pionir bank syariah, Bank Muamalat berharap transformasi digital yang dilakukan dapat memfasilitasi masyarakat untuk semakin mudah berhijrah menuju layanan keuangan berbasis syariah. Dengan inovasi yang terus ditingkatkan, bank optimistis mampu memberikan layanan yang tidak hanya sesuai syariat, tetapi juga relevan dengan perkembangan teknologi global.
Langkah ini juga memperlihatkan bahwa bank syariah mampu bersaing di era digital dan turut mendorong inklusi keuangan nasional. Dengan prestasi tersebut, Bank Muamalat semakin menegaskan peranannya sebagai bank syariah modern yang tidak hanya berorientasi pada layanan perbankan konvensional, tetapi juga memimpin dalam digitalisasi layanan syariah di Indonesia. (red)
















