Anak dan Ibu Kompak Curi Emas di Padang, Ternyata Residivis Kasus Serupa

Dua pelaku pencurian emas yang merupakan ibu dan anak diamankan Satreskrim Polresta Padang setelah aksinya terekam CCTV di toko emas.

Satreskrim Polresta Padang menangkap dua pelaku pencurian emas berinisial I (66) dan R (29) di dua lokasi berbeda setelah aksi mereka di toko emas terekam CCTV. (Dok. Tim Klewang)

Sumbardaily.com - Aksi pencurian emas yang melibatkan hubungan keluarga terjadi di Kota Padang. Seorang ibu berinisial I (66) bersama anaknya, R (29), ditangkap Satreskrim Polresta Padang usai diduga mencuri emas di salah satu toko emas pada Jumat (22/5/2026) siang.

Kasus ini menjadi perhatian karena kedua pelaku ternyata merupakan ibu dan anak kandung. Selain itu, keduanya juga diketahui pernah terlibat dalam perkara serupa sebelumnya.

Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda. Pelaku I diamankan polisi di kawasan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo. Sementara anaknya, R, ditangkap di wilayah Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara.

Kepala Sub Unit (Kasubnit) Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Ipda Ryan Fermana, mengatakan aksi pencurian tersebut berhasil diungkap setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV dianalisis petugas.

“Kami menangkap pelaku pencurian emas di salah satu toko emas di Kota Padang aksinya terekam cctv,” kata Ipda Ryan Fermana, Sabtu (24/5/2026) malam.

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan polisi, diketahui bahwa kedua pelaku memiliki hubungan keluarga.

“Memang benar kedua pelaku diketahui memiliki hubungan darah, kedua pelaku adalah ibu dan anak,” ujarnya.

Polisi juga mengungkap fakta bahwa keduanya bukan pertama kali terlibat kasus pencurian emas. Berdasarkan hasil penyelidikan, ibu dan anak tersebut merupakan residivis dalam perkara yang sama.

Kedua pelaku, kata Ryan, menggunakan modus berpura-pura menjadi pelanggan yang datang ke toko emas yang menjadi sasaran. Saat penjaga toko lengah, kedua pelaku langsung mengambil emas yang ada di lokasi.

“Modusnya berpura-pura pelanggan yang datang toko emas yang disasar, kemudian ketika penjaga toko lengah, mereka berdua mengambil emas di toko emas tersebut. Barang bukti berupa kalung emas seberat tiga gram dan kedua pelaku sudah kami amankan di Polresta Padang,” tuturnya. (adl)

Baca Juga

Polemik Aset Daerah Bukittinggi Berlanjut, KPK Akan Panggil Pihak Terkait
Polemik Aset Daerah Bukittinggi Berlanjut, KPK Akan Panggil Pihak Terkait
Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat teknis persiapan HJK ke-357 bersama Forkopimda dan pimpinan OPD di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (29/7/2026).
Ada Momen Bersejarah di HJK ke-357 Padang, Jembatan Hildesheim Segera Diresmikan
Sumbar Masuk 5 Besar Indeks Kerukunan Nasional, Kemenag Ingatkan Ancaman Konflik Belum Berakhir
Sumbar Masuk 5 Besar Indeks Kerukunan Nasional, Kemenag Ingatkan Ancaman Konflik Belum Berakhir
Petugas Satreskrim Polresta Padang memperlihatkan tersangka kasus curanmor berinisial DJ bersama barang bukti sepeda motor Honda Scoopy hitam saat pengungkapan kasus di Mapolresta Padang.
Pernah Dipenjara, DJ Kembali Ditangkap usai Diduga Terlibat Aksi Curanmor
BTPN Syariah Catat Pembiayaan Tumbuh 9 Persen pada Semester I 2026, Laba Capai Rp655 Miliar
BTPN Syariah Catat Pembiayaan Tumbuh 9 Persen pada Semester I 2026, Laba Capai Rp655 Miliar
Personel Satreskrim Polresta Padang menunjukkan tiga tersangka kasus pencurian lintas provinsi beserta barang bukti hasil dugaan pencurian.
Datang dari Medan, Satu Keluarga Diduga Terlibat Aksi Pencurian di Padang