Sumbardaily.com, Padang Panjang – Upaya pemulihan pascabencana di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) kembali mendapat dorongan nyata setelah pembangunan 10 unit rumah bagi penyintas longsor resmi dimulai.
Inisiatif tersebut digerakkan oleh konten kreator Willie Salim dan Ustaz Derry Sulaiman yang datang langsung ke lokasi untuk menandai proses awal pembangunan melalui peletakan batu pertama.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, turut hadir mendampingi keduanya pada Kamis (4/12/2025), sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pemulihan hunian warga.
Pembangunan rumah ini berasal dari donasi yang dikumpulkan melalui berbagai platform oleh Willie Salim dan Ustaz Derry Sulaiman.
Langkah keduanya memperlihatkan bagaimana peran komunitas, relawan, dan publik dapat mempercepat proses pemulihan bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah titik di Sumbar.
Kehadiran mereka juga sekaligus menjadi penyemangat bagi warga yang sejak bencana masih tinggal di tempat penampungan.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan di kawasan depan Rusunawa, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat. Sejumlah unsur pemerintah, relawan dan warga terdampak juga hadir menyaksikan kegiatan seremonial tersebut.
Willie Salim menyampaikan bahwa pembangunan 10 rumah ini diharapkan dapat segera memberikan hunian layak bagi warga yang paling membutuhkan.
Ia juga menegaskan bahwa penggalangan donasi masih terus dibuka agar bantuan serupa dapat diperluas ke daerah terdampak lainnya di Sumbar.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa memulai pembangunan 10 rumah untuk warga terdampak longsor. Donasi masih terus berjalan dan kami berharap proses ini bisa cepat selesai,” ujarnya.
Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kontribusi relawan tersebut. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah juga sedang menindaklanjuti koordinasi dengan Kementerian PUPR untuk percepatan realisasi 31 unit rumah tambahan yang direncanakan bagi warga terdampak longsor.
Selain itu, delapan unit hunian yang masih tersedia di Rusunawa akan segera dioptimalkan untuk ditempati penyintas. Hendri menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan relawan sangat penting untuk mempercepat pemulihan kondisi warga.
Inisiatif yang dilakukan Willie Salim dan Ustaz Derry ini menjadi salah satu langkah nyata yang memberi harapan baru bagi masyarakat Padang Panjang.
Di tengah proses pemulihan yang terus berjalan, komitmen berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat ketersediaan hunian tetap bagi keluarga yang terdampak banjir bandang dan longsor di Sumbar. (red)
















