Sumbardaily.com, Padang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang menambah fasilitas tempat pembuangan sampah di lokasi Car Free Day (CFD) untuk mengatasi permasalahan sampah yang kerap berserakan. Langkah ini diambil setelah mengamati perilaku peserta CFD yang masih kurang disiplin dalam pengelolaan sampah.
Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, menjelaskan bahwa penambahan fasilitas tong sampah telah dilakukan sejak pelaksanaan CFD pada Minggu (25/5/2025). Inisiatif ini merupakan respons terhadap kondisi yang sering ditemukan pascakegiatan CFD mingguan.
"Kami telah menambahkan fasilitas tong sampah di lokasi CFD sejak Minggu kemarin," terang Fadelan saat dihubungi, Jumat (30/5/2025).
Rute CFD di Kota Padang membentang sepanjang jalur yang dimulai dari Simpang Jam Ria hingga ujung Jalan Sudirman, tepatnya di depan kompleks SMA 1 lama. Aktivitas olahraga massal ini rutin diselenggarakan setiap hari Minggu pagi, menarik ribuan warga dari berbagai kalangan.
Namun, fenomena yang mengkhawatirkan kerap terjadi pascapenyelenggaraan CFD. Para peserta masih menunjukkan sikap kurang bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah di sembarang tempat, mencederai tujuan mulia kegiatan hidup sehat tersebut.
"Karena itulah kami menghadirkan beberapa unit tempat sampah terpilah tiga di sepanjang arena CFD," ungkap Fadelan menjelaskan solusi yang ditempuh.
Selain menghadirkan tempat sampah terpilah tiga, DLH Padang juga mendistribusikan karung plastik hitam di berbagai titik strategis. Fasilitas tambahan ini secara khusus ditempatkan setiap kali penyelenggaraan CFD berlangsung untuk mengantisipasi volume sampah yang dihasilkan.
Fadelan menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat dan para pelaku usaha yang terlibat dalam aktivitas CFD agar senantiasa memanfaatkan fasilitas pembuangan sampah yang telah disediakan. Dia menekankan pentingnya tidak meninggalkan jejak sampah di area kegiatan.
"Kami berharap masyarakat juga mempersiapkan kantong sampah pribadi dari rumah apabila diperlukan," ujar Kepala DLH tersebut.
Menurut Fadelan, CFD sejatinya merupakan sarana untuk mempromosikan gaya hidup sehat di tengah masyarakat urban. Semangat hidup sehat yang diusung dalam kegiatan ini seharusnya selaras dengan upaya menjaga kebersihan dan tidak merusak estetika kota dengan sampah yang berserakan.
Partisipasi aktif warga kota dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama dalam merealisasikan visi Padang sebagai kota sehat dan smart city. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.
"Mari bersama-sama mendukung para petugas kebersihan dengan menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kita," ajak Fadelan mengakhiri imbauan kepada seluruh warga Kota Padang.
Inisiatif DLH Padang ini diharapkan dapat mengubah pola perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, sehingga Car Free Day tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan lingkungan kota.
















