Dagangan Ludes Saat Pacu Kuda Tanah Datar, Pedagang Bakso Bakar Jual 600 Tusuk

Dagangan Ludes Saat Pacu Kuda Tanah Datar, Pedagang Bakso Bakar Jual 600 Tusuk

Pacu Kuda Tanah Datar, Pacu Kuda Bukit Gombak, Dang Tuanku Bukit Gombak, pedagang Tanah Datar. (Foto: Pemkab Tanah Datar)

Sumbardaily.com - Gelaran Pacu Kuda di Gelanggang Pacu Kuda Dang Tuanku Bukit Gombak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, tidak hanya menarik perhatian masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian pedagang kecil.

Selama dua hari penyelenggaraan pada 18–19 Oktober 2026, meningkatnya jumlah pengunjung membuat aktivitas perdagangan di sekitar gelanggang semakin ramai, bahkan sejumlah pedagang berhasil menghabiskan seluruh barang dagangannya.

Beragam produk dijajakan untuk memenuhi kebutuhan penonton, mulai dari buah-buahan, makanan ringan, makanan siap saji, minuman, mainan anak-anak, hingga produk fesyen dan aksesori. Ramainya masyarakat yang datang dari berbagai daerah menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan dan memperoleh pendapatan lebih besar dalam waktu relatif singkat.

Salah satu pedagang yang merasakan dampak tersebut adalah Sarah Marani, warga Salimpauang, yang menjual buah-buahan, makanan ringan, dan minuman. Ia mengaku bersyukur karena penjualannya selama kegiatan Pacu Kuda mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya.

“Alhamdulillah, kalau dari kemarin lebih meningkat, karena sekarang lebih ramai pengunjung dari kemarin. Syukur alhamdulillah, untuk dua hari ini dagangannya habis,” ujar Sarah.

Pengalaman Sarah memperlihatkan bagaimana keramaian sebuah kegiatan olahraga tradisional dapat memberikan keuntungan langsung bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari usaha perdagangan. Meningkatnya jumlah pengunjung turut memperbesar peluang terjadinya transaksi jual beli, terutama untuk produk makanan dan minuman yang dibutuhkan selama masyarakat menyaksikan perlombaan.

Pedagang Bakso Bakar Jual 600 Tusuk

Peningkatan penjualan juga dirasakan Edi, pedagang bakso bakar asal Simabua. Tingginya kunjungan masyarakat selama Pacu Kuda berlangsung membuat penjualan dagangannya meningkat tajam. Dalam kegiatan tersebut, ia berhasil menjual sebanyak 600 tusuk bakso bakar dan seluruhnya habis dibeli pengunjung.

“Penjualan hari ini meningkat drastis hingga mencapai 600 tusuk bakso bakar dan semuanya habis terjual. Saya berharap acara seperti ini bisa lebih sering diadakan karena sangat membantu para pedagang dalam meningkatkan penjualan sekaligus memberikan wadah untuk berjualan,” kata Edi.

Bagi Edi, kegiatan yang menghadirkan banyak pengunjung seperti Pacu Kuda memberikan kesempatan untuk menjangkau lebih banyak pembeli. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan agar para pedagang kecil memiliki kesempatan lebih luas untuk memasarkan produk sekaligus meningkatkan penghasilan.

Ramainya pembeli di sekitar gelanggang menunjukkan bahwa manfaat penyelenggaraan Pacu Kuda tidak terbatas pada perlombaan dan hiburan. Kegiatan tersebut turut membuka ruang usaha bagi pedagang yang memanfaatkan kedatangan masyarakat untuk menawarkan berbagai kebutuhan.

Perputaran Ekonomi Masyarakat Ikut Bergerak

Aktivitas jual beli selama Pacu Kuda juga berkontribusi terhadap perputaran uang di lingkungan masyarakat. Uang yang dibelanjakan pengunjung menjadi pemasukan bagi pedagang. Selanjutnya, pendapatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, menambah modal usaha, maupun membeli kembali persediaan barang dari pemasok.

Dengan adanya rantai transaksi tersebut, manfaat ekonomi berpeluang menjangkau pihak lain di luar pedagang yang berjualan langsung di lokasi kegiatan. Pemasok barang, misalnya, dapat ikut merasakan dampak apabila pedagang kembali membeli persediaan untuk memenuhi permintaan konsumen.

Kondisi ini memperlihatkan pentingnya kegiatan masyarakat yang mampu menghadirkan pengunjung dalam jumlah besar. Selain memberikan hiburan, penyelenggaraan acara juga dapat menciptakan peluang bagi usaha kecil untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

Bagi para pedagang, banyaknya penonton yang hadir bukan sekadar menambah kemeriahan suasana perlombaan. Keramaian tersebut menjadi peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan yang dapat membantu menopang kebutuhan keluarga. Dagangan yang habis terjual selama kegiatan berlangsung menjadi salah satu gambaran nyata manfaat ekonomi yang dirasakan pelaku usaha.

Ke depan, penyelenggaraan Pacu Kuda di Kabupaten Tanah Datar diharapkan dapat terus berlangsung dengan baik. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya mencakup pelestarian olahraga tradisional dan budaya daerah serta penyediaan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga peningkatan kesempatan berusaha, pertumbuhan aktivitas perdagangan, dan pergerakan ekonomi lokal.

Ramainya pengunjung dan meningkatnya penjualan pedagang menjadi bukti bahwa kegiatan berbasis tradisi daerah dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Apabila dikelola secara berkelanjutan, kegiatan seperti Pacu Kuda berpotensi menjadi momentum yang mendukung pelaku usaha kecil sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat Tanah Datar. (*)

Baca Juga

Pacu Kuda Tanah Datar 2026: Kuda Milik Bupati Menang Derby, Penonton Membludak
Pacu Kuda Tanah Datar 2026: Kuda Milik Bupati Menang Derby, Penonton Membludak
Kabut Asap Tak Surutkan Antusiasme Warga Saksikan Pacu Kuda Bupati Cup II 2026 di Tanah Datar
Kabut Asap Tak Surutkan Antusiasme Warga Saksikan Pacu Kuda Bupati Cup II 2026 di Tanah Datar
Pacu Kuda Bupati Cup 2026 Digelar 18-19 Oktober di Tanah Datar, 65 Kuda Bakal Berlaga
Pacu Kuda Bupati Cup 2026 Digelar 18-19 Oktober di Tanah Datar, 65 Kuda Bakal Berlaga
Waspada Cuaca Ekstrem di Agam, Kematian Ikan Massal di Danau Maninjau Jadi Ancaman
Waspada Cuaca Ekstrem di Agam, Kematian Ikan Massal di Danau Maninjau Jadi Ancaman
Tanah Datar Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker Kesehatan
Tanah Datar Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker Kesehatan
Usulan DPRD Direalisasikan, Jalan Lingkar Puskesmas Sungai Rumbai Dharmasraya Mulai Dibenahi
Usulan DPRD Direalisasikan, Jalan Lingkar Puskesmas Sungai Rumbai Dharmasraya Mulai Dibenahi