Pacu Kuda Tanah Datar 2026: Kuda Milik Bupati Menang Derby, Penonton Membludak

Pacu Kuda Tanah Datar 2026: Kuda Milik Bupati Menang Derby, Penonton Membludak

Perlombaan pacu kuda yang berlangsung selama dua hari tersebut ditutup pada Senin (19/10/2026). Sebanyak tujuh kuda unggulan bersaing dalam kelas Derby yang menjadi salah satu bagian akhir dari rangkaian perlombaan. (Foto: Pemkab Tanah Datar)

Sumbardaily.com - Pergelaran Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup Tanah Datar 2026 berlangsung sukses dengan disaksikan puluhan ribu penonton. Dalam perlombaan penutup kelas Derby dengan jarak 1.400 meter, kuda Al Barr-GDM milik Bupati Tanah Datar Eka Putra berhasil keluar sebagai pemenang.

Berdasarkan keterangan yang dikutip dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Selasa (20/10/2026), perlombaan pacu kuda yang berlangsung selama dua hari tersebut ditutup pada Senin (19/10/2026). Sebanyak tujuh kuda unggulan bersaing dalam kelas Derby yang menjadi salah satu bagian akhir dari rangkaian perlombaan.

Posisi kedua ditempati Kirana Kalasnikov, kuda asal Kuningan, Jawa Barat, milik Ferdela Fernandez. Sementara itu, posisi ketiga diraih Sardonyc dari Indramayu yang dimiliki Salman Farid.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia bersyukur perlombaan selama dua hari dapat berjalan aman dan lancar.

"Alhamdulillah, event berjalan aman dan lancar dari kemarin dan hari ini, terima kasih kerja keras panitia pelaksana, Pordasi Sumbar dan Pordasi Tanah Datar serta kepada seluruh donator, terutama Bank Nagari yang telah menjadi sponsor Utama dalam kegiatan ini," ujar Eka Putra saat penutupan acara, Senin (19/10/2026).

Menurut Eka Putra, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan itu tidak terlepas dari kerja sama panitia pelaksana, Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumatera Barat, Pordasi Tanah Datar, serta para donatur. Bank Nagari turut mendapat apresiasi karena menjadi sponsor utama dalam kegiatan tersebut.

Bupati Minta Pacu Kuda Digelar Dua Kali Setahun

Tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu alasan Eka Putra berharap penyelenggaraan Pacu Kuda di Tanah Datar dapat ditambah. Ia meminta Pordasi Sumatera Barat kembali memberikan kesempatan kepada daerah tersebut untuk menjadi tuan rumah dua kali dalam setahun.

"Kita bisa saksikan bersama, antusias masyarakat Tanah Datar dan daerah tetangga untuk menyaksikan event ini, karena itu kami berharap Pordasi Sumbar Kembali bisa memberikan kami jadwal pelaksanaan event ini 2 kali dalam setahun," harapnya.

Antusiasme penonton tidak hanya datang dari masyarakat Tanah Datar, tetapi juga warga dari daerah tetangga. Ramainya pengunjung memperlihatkan besarnya perhatian masyarakat terhadap tradisi pacu kuda yang menjadi salah satu kegiatan di daerah tersebut.

Eka Putra juga menegaskan bahwa Pacu Kuda bukan sekadar alek anak nagari atau hiburan bagi masyarakat. Menurut dia, kegiatan itu memiliki manfaat lain, terutama sebagai wadah yang mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Dengan banyaknya pengunjung yang datang untuk menyaksikan perlombaan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi warga. Karena itu, penyelenggaraan Pacu Kuda dinilai memiliki arti penting, baik dari sisi tradisi maupun kegiatan ekonomi masyarakat.

Bupati Padang Pariaman dan Wali Kota Bukittinggi Hadir

Pada kesempatan tersebut, Eka Putra turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati Padang Pariaman dan Wali Kota Bukittinggi yang hadir menyaksikan Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup Tanah Datar 2026.

Kehadiran kedua kepala daerah itu disebut menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan alek pacu kuda di Tanah Datar. Eka Putra mengaku bangga atas kehadiran para tamu dari daerah lain dalam kegiatan tersebut.

"Alhamdulillah kita dihadiri pak Bupati Pariaman dan Walikota Bukittinggi, tentu ini menjadi kebahagiaan dan kebanggaan serta bukti nyata dukungan terhadap alek Pacu Kuda, terima kasih pak atas kedatangannya, Insya Allah kita akan bertemu di event lain yang akan datang dan di Tanah Datar tahun depan," pungkasnya.

Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Bupati Cup Tanah Datar 2026 pun berakhir dengan kemenangan Al Barr-GDM pada kelas Derby. Pemkab Tanah Datar berharap tingginya minat masyarakat dan dukungan berbagai pihak dapat menjadi pertimbangan agar jadwal penyelenggaraan pacu kuda di daerah tersebut kembali diberikan dua kali setiap tahun. (*)

Baca Juga

APBD Tanah Datar 2027 Capai Rp 1,14 Triliun, Defisit Anggaran Rp 33,46 Miliar
APBD Tanah Datar 2027 Capai Rp 1,14 Triliun, Defisit Anggaran Rp 33,46 Miliar
Kabut Asap Tak Surutkan Antusiasme Warga Saksikan Pacu Kuda Bupati Cup II 2026 di Tanah Datar
Kabut Asap Tak Surutkan Antusiasme Warga Saksikan Pacu Kuda Bupati Cup II 2026 di Tanah Datar
Pacu Kuda Bupati Cup 2026 Digelar 18-19 Oktober di Tanah Datar, 65 Kuda Bakal Berlaga
Pacu Kuda Bupati Cup 2026 Digelar 18-19 Oktober di Tanah Datar, 65 Kuda Bakal Berlaga
129 Sekolah di Tanah Datar Dapat Revitalisasi, SDN 04 Tanjung Habiskan Rp 1 Miliar
129 Sekolah di Tanah Datar Dapat Revitalisasi, SDN 04 Tanjung Habiskan Rp 1 Miliar
Tanah Datar Siapkan Rp6,358 Miliar untuk Porprov Sumbar 2026, Ada Bonus Atlet Rp2 Miliar
Tanah Datar Siapkan Rp6,358 Miliar untuk Porprov Sumbar 2026, Ada Bonus Atlet Rp2 Miliar
Pendapatan Daerah Tanah Datar Naik 9,87 Persen, Belanja Tembus Rp1,37 Triliun
Pendapatan Daerah Tanah Datar Naik 9,87 Persen, Belanja Tembus Rp1,37 Triliun