12 Titik Longsor Berhasil Dibersihkan, Jalan Tapan-Batas Jambi Masih Buka-Tutup

12 Titik Longsor Berhasil Dibersihkan, Jalan Tapan-Batas Jambi Masih Buka-Tutup

Banjir yang melanda Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, berdampak pada 1.183 kepala keluarga (KK) atau 4.240 jiwa di sembilan nagari. (Foto: Pemkab Pessel)

Sumbardaily.com - Sebanyak 12 titik longsor di ruas jalan nasional Tapan-Batas Jambi, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, berhasil dibersihkan. Meski akses mulai terbuka, kendaraan masih harus melintasi jalur tersebut secara bergantian melalui sistem buka-tutup.

Dalam keterangan resmi BPJN Sumatera Barat, Rabu (14/10/2026), disebutkan bahwa penanganan darurat terus dipercepat untuk memulihkan konektivitas jalan nasional yang terdampak tanah longsor dan jalan amblas.

"12 titik longsoran berhasil dibersihkan, sehingga jalur transportasi telah terbuka satu lajur dengan sistem buka-tutup," demikian keterangan resmi BPJN Sumatera Barat.

Pembersihan tersebut menjadi salah satu perkembangan dalam penanganan bencana di jalur Tapan-Batas Jambi. Namun, akses yang mulai terbuka belum berarti seluruh pekerjaan penanganan selesai. Petugas masih melanjutkan pembersihan material yang menutupi badan jalan, sekaligus mempersiapkan perbaikan pada bagian jalan yang mengalami amblas.

Jalan Amblas 250 Meter Disiapkan untuk Diperbaiki

Selain menangani titik longsor, BPJN Sumbar menyiapkan perbaikan jalan amblas sepanjang kurang lebih 250 meter. Berdasarkan keterangan resminya, pekerjaan di lokasi tersebut kini memasuki tahap persiapan perbaikan.

"Penanganan jalan amblas sepanjang ±250 meter saat ini memasuki tahap persiapan pekerjaan perbaikan, dengan rencana pembangunan dinding penahan tanah (RWC) sepanjang 250 meter," tulis BPJN Sumatera Barat dalam keterangannya.

Untuk mendukung pengamanan lokasi, area terdampak juga telah dipasangi garis polisi atau police line. Langkah pengamanan ini dilakukan di tengah persiapan pekerjaan perbaikan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, pembersihan material longsor masih berlangsung. Material yang ditangani meliputi tanah, bebatuan, batang pohon, hingga tiang listrik yang berada di area terdampak.

BPJN Sumbar menyebut pembersihan tersebut dilakukan untuk mengembalikan lebar badan jalan sesuai standar yang dipersyaratkan. Dengan demikian, pekerjaan di lapangan tidak hanya berfokus pada pembukaan akses sementara, tetapi juga penanganan material yang menghambat jalur transportasi.

Pengendara Diminta Waspadai Longsor Susulan

Di tengah penanganan darurat, BPJN Sumbar mengingatkan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas Tapan-Batas Jambi. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, mematuhi sistem buka-tutup, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Harap tetap berhati-hati, kurangi kecepatan, patuhi sistem buka-tutup, dan ikuti arahan petugas di lapangan. Waspadai kondisi jalan serta potensi longsor susulan," demikian imbauan dalam keterangan resmi BPJN Sumatera Barat.

Imbauan tersebut disampaikan karena penanganan di lokasi bencana masih berlangsung. Pengguna jalan perlu memperhatikan kondisi jalur dan mengikuti pengaturan lalu lintas demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

BPJN Sumbar menegaskan upaya percepatan penanganan tetap mengutamakan keselamatan. Dalam keterangan resminya, instansi tersebut menyatakan terus berupaya memulihkan konektivitas jalan nasional agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal.

"BPJN Sumatera Barat terus berupaya mempercepat penanganan dengan tetap mengutamakan keselamatan, agar konektivitas jalan nasional dan aktivitas masyarakat dapat kembali pulih secara optimal," tulis BPJN Sumbar.

Dengan 12 titik longsor yang telah dibersihkan, akses jalan nasional Tapan-Batas Jambi mulai terbuka melalui satu lajur. Meski demikian, pembersihan material, persiapan perbaikan jalan amblas sepanjang 250 meter, dan pengaturan lalu lintas masih menjadi bagian dari proses penanganan bencana di Kabupaten Pesisir Selatan tersebut. (*)

Baca Juga

Empat Titik Longsor Masih Ditangani di Pessel, Akses Tapan-Batas Jambi Belum Normal
Empat Titik Longsor Masih Ditangani di Pessel, Akses Tapan-Batas Jambi Belum Normal
Jembatan Bailey 15 Meter Dibuka, Akses Pascagalodo Arosuka Solok Kembali Terhubung
Jembatan Bailey 15 Meter Dibuka, Akses Pascagalodo Arosuka Solok Kembali Terhubung
Pascagalodo Solok, BPJN Sumbar Siapkan Perbaikan Jalan Arosuka
Pascagalodo Solok, BPJN Sumbar Siapkan Perbaikan Jalan Arosuka
Preservasi Jalan Padang-Solok-Sawahlunto Dikerjakan, 675 Meter Jalan Dicor Beton
Preservasi Jalan Padang-Solok-Sawahlunto Dikerjakan, 675 Meter Jalan Dicor Beton
Jembatan Aia Gadang B Pasaman Barat Diperkuat, Fender Dipasang di 3 Pilar
Jembatan Aia Gadang B Pasaman Barat Diperkuat, Fender Dipasang di 3 Pilar
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu