34 Tahun 9 Bulan Mengabdi, Ini Perjalanan Karier Corri Saidan hingga Purna Tugas dari Pemko Padang

34 Tahun 9 Bulan Mengabdi, Ini Perjalanan Karier Corri Saidan hingga Purna Tugas dari Pemko Padang

Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Padang, Corri Saidan, Selasa (31/12/2024). (Foto: Dok Diskominfo Padang)

Sumbardaily.com - Setelah mengabdi selama 34 tahun 9 bulan, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padang, Corri Saidan, akan mengakhiri masa tugasnya pada 31 Oktober 2026.

Perjalanan kariernya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang mencakup berbagai bidang, mulai dari perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, pertanian, pengawasan internal, hingga pelayanan perizinan dan administrasi pemerintahan.

Corri menjadi salah satu dari empat pejabat di lingkungan Pemko Padang yang memasuki masa purna tugas sepanjang tahun 2026.

Dari empat pejabat tersebut, dua merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama dan dua lainnya pejabat administrator.

Wali Kota Padang, Fadly Amran secara resmi melepas Corri dalam rapat bulanan Pemkot Padang di Ruang Abu Bakar Ja'ar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (12/10/2026).

Pelepasan itu menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian Corri selama lebih dari tiga dekade di pemerintahan daerah.

Selain Corri, dua pejabat pimpinan tinggi pratama yang telah memasuki masa purna tugas pada 2026 adalah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Mairizon, yang mengakhiri masa tugas pada 1 Mei 2026, serta Corri yang memasuki masa purna tugas pada Oktober.

Sementara itu, dua pejabat administrator yang juga mengakhiri masa pengabdian adalah Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Padang, Rita Engleni, pada 1 Februari 2026, dan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Perencanaan, Erwin, pada Agustus 2026 lalu.

Di antara empat pejabat tersebut, perjalanan karier Corri memperlihatkan pengalaman lintas bidang pemerintahan selama lebih dari tiga dekade.

Corri Saidan lahir di Solok pada 23 Oktober 1966. Berdasarkan profil ASN yang dipublikasikan melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Padang, ia mulai menjalani masa calon pegawai negeri sipil pada 1 Februari 1992 dan berstatus sebagai Pegawai Negeri s
Sipil (PNS) sejak 1 Juli 1993 silam.

Pada tahap awal karier strukturalnya, Corri dipercaya menjabat Kepala Seksi Pengumpulan Data di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tingkat II Padang pada Desember 1995.

Kariernya berlanjut ketika ia dipercaya memimpin Kantor Pusat Pelayanan Umum Kota Padang pada April 1999. Setelah itu, ia menjalani sejumlah penugasan di bidang perlengkapan dan pengelolaan keuangan pemerintahan.

Pada 2001, Corri menjabat Kepala Subbagian Perlengkapan. Ia kemudian menempati posisi Kepala Subbagian Perlengkapan pada Bagian Perekonomian sebelum dipercaya menjadi Kepala Bagian Keuangan pada 2005.

Pada Desember 2008, perjalanan kariernya berlanjut di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah. Selanjutnya, pada Juni 2011, Corri mendapat penugasan di Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan.

Rangkaian jabatan tersebut memperlihatkan pengalaman Corri dalam sejumlah fungsi pemerintahan, dari pengumpulan data dan administrasi hingga pengelolaan keuangan serta urusan pembangunan daerah.

Pada Desember 2012, Corri dipercaya menduduki jabatan Asisten Administrasi Sekretariat Kota Padang.

Pengangkatannya dilakukan oleh Wali Kota Padang saat itu, Fauzi Bahar yang melakukan promosi dan rotasi terhadap sejumlah pejabat eselon II.

Sebelum penugasan tersebut, Corri menjabat Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan.

Perjalanan kariernya berlanjut ketika ia kembali menjabat Asisten Administrasi pada awal 2017. Pada Juli tahun yang sama, Corri dipercaya menjadi Inspektur Inspektorat.

Jabatan tersebut membawanya ke bidang pengawasan internal pemerintahan daerah. Setelah menjalankan tugas di Inspektorat, Corri kembali mendapat penugasan di sektor pelayanan publik.

Kemudian, ia mulai menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada 1 Januari 2020.

Dalam jabatan tersebut, Corri bertugas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani pelayanan perizinan dan penanaman modal.

Pada Juli 2022, Corri kembali mengalami pergeseran jabatan. Pemko Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota saat itu, Hendri Septa menunjuknya sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padang, menggantikan Didi Aryadi yang berpindah menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Jabatan Asisten Administrasi Umum itu kemudian menjadi posisi yang diembannya hingga menjelang masa purna tugas pada Oktober 2026.

Sempat jadi Plh Sekda Kota Padang

Nama Corri kembali muncul dalam pemberitaan pada Juni 2025 ketika ia dipercaya menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Padang.

Penugasan tersebut berlangsung saat Sekda definitif saat itu, Andree Harmadi Algamar mengikuti pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Jakarta.

Selain menjabat Asisten Administrasi Umum, ia juga pernah menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Organisasi dan Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Padang.

Corri menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 03 Padang dan menyelesaikannya pada 1980. Pendidikan menengah pertama dijalaninya di SMP Negeri 1 Solok hingga 1983, kemudian dilanjutkan ke SMA Negeri Solok dan selesai pada 1986.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Corri melanjutkan studi di Universitas Andalas (Unand). Ia memperoleh gelar Sarjana Pertanian pada 1990 dan menyelesaikan pendidikan Magister pada tahun 1999.

Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bagian dari profilnya sebagai ASN yang kemudian mendapat penugasan di berbagai organisasi perangkat daerah.

Dalam catatan kepangkatannya, Corri mencapai golongan IV/c atau Pembina Utama Muda pada 1 Oktober 2013. Ia juga dilaporkan telah memperoleh Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada 2022 oleh Presiden RI.

Ia menikah dengan pengusaha sukses di Sumbar, yakni Zola Pandoe dan memiliki dua orang anak, satu laki-laki dan satu perempuan.

Bagi Corri Saidan, 31 Oktober 2026 menjadi penanda berakhirnya perjalanan sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Rekam jejaknya mencakup sejumlah jabatan lintas bidang pemerintahan, dari posisi teknis hingga jabatan pimpinan tinggi pratama.

Setelah lebih dari tiga dekade menjalankan tugas pemerintahan, Corri menjadi salah satu dari empat pejabat Pemko Padang yang mengakhiri masa pengabdian pada 2026. (*)

Baca Juga

Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir meninjau pelaksanaan final MTQ ke-42 di Masjid Al-Manar, Dadok, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (13/10/2026) siang.
MTQ ke-42 Padang Bukan Sekadar Lomba, Warga Ikut Hidupkan Gerakan Smart Surau
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan sembako, gas LPG, dan perlengkapan pakaian untuk korban banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Banjir Rendam Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan ke Warga Kuranji dan Koto Tangah
Mengenal Likari, Aplikasi Belajar Bahasa Jepang Berbasis Teknologi Digital Inovasi UBH
Mengenal Likari, Aplikasi Belajar Bahasa Jepang Berbasis Teknologi Digital Inovasi UBH
Empat Titik Longsor Masih Ditangani di Pessel, Akses Tapan-Batas Jambi Belum Normal
Empat Titik Longsor Masih Ditangani di Pessel, Akses Tapan-Batas Jambi Belum Normal
Inflasi RI Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Tito Minta Daerah Waspada
Inflasi RI Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Tito Minta Daerah Waspada
Peserta cabang tilawah golongan anak-anak mengikuti MTQ ke-42 Tingkat Kota Padang di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Minggu (11/10/2026).
22 Qari dan Qariah Muda Tampil di MTQ Padang, Ini Jadwal Final hingga Pengumuman Juara